People Innovation Excellence

What’s going on, Blackberry ?

oleh Sevenpri Candra

Sudah 2 minggu terakhir ini, saya melihat beberapa teman yang telah beralih ke Android Phone. Menurut analisa yang saya lihat hal ini terjadi semenjak CEO Blackberry (RIM), Thorsten Heins; mengumumkan bahwa Blackberry Messenger (BBM) tidak akan menjadi eksklusif hanya di ponsel Blackberry saja, tetapi akan bisa juga digunakan pada ponsel yang berbasis IOS dan Android. Hal tersebut disampaikan pada acara Blackberry Live Conference di Orlando. Dengan melihat keputusan yang boleh dikatakan adalah suatu keputusan yang paling berani yang terjadi pada tahun 2013. Karena seperti diketahui semua, BBM merupakan “Killer Application” yang merupakan fitur yang membuat Blackberry menjadi begitu popular terutama di Indonesia. Menurut data, Blackberry (RIM) di Indonesia memiliki konsumen terbesar  se-Asia Pasifik dengan 10 juta pelanggannya.

Melihat keputusan Blackberry, maka kita semakin bertanya, mau dibawa kemana Blackberry ini atau Blackberry telah memiliki rencana yang lebih besar lagi sehingga mereka berani melakukan hal tersebut atau ini merupakan tindakan yang putus asa dari Top Management Blackberry sehingga mereka kehilangan suatu strategi yang jelas. Tetapi jika kita melihat berita pada bulan Januari 2013, dimana Chief Financial Officer dari LenovoWong Wai Ming memberikan suatu “sign” untuk membeli Blackberry, pernyataan tersebut berbunyi sebagai berikut : “We are looking at all opportunities — RIM and many others”. Hal tersebut dikatakan pada saat World Economics Forum’s meeting di Davos,Switzerland.

Dengan menganalisa hal diatas, apakah Blackberry akan melakukan suatu strategi fokus dengan memilih fokus kepada pengembangan Software atau Hardware. Karena dengan melihat pernyataan dari pihak Lenovo dan CEO Blackberry maka sepertinya mereka sudah akan fokus di pengembagan Software. Hal ini juga terlihat dengan hadirnya Blackberry 10 yang merupakan hasil pengembangan terbaru dengan melakukan investasi pada perusahaan QNX. Sehingga semakin menyakinkan jika Blackberry akan fokus dipengembangan software, maka mereka tidak akan takut akan kehilangan pelanggan setia mereka dengan fitur BBMnya tetapi mereka bahkan sangat berharap dengan BBM yang multi-plat-form akan membuat mereka akan menjadi besar. Sama seperti dengan Microsoft yang sampai saat ini, micrsoft tetap fokus strategi bisnisnya kepada pengembangan software. Walaupun Microsoft mencoba untuk masuk ke pasar Hardware tetapi hal tersebut tidak begitu berhasil dan membuat Microsoft tetap fokus dengan Core Competency yang dimiliki sebelumnya yaitu Software.

Membaca semua analisa diatas, maka akan sangat menarik bagi kita untuk melihat kenyataan apa yang akan terjadi. Dan tetap yang akan menjadi pertanyaan adalah “What’s Going On, Blackberry ?”

disadur dari http://scandra.com/whats-going-on-blackberry/


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close