People Innovation Excellence

The New Dot-Com Bubble, Indonesia ?

oleh Sevenpri Candra

Membaca berita pada empat bulan terakhir khususnya dibulan Maret-Juni 2013,maka ada suatu kejadian yang menarik untuk dapat dilihat lebih jauh lagi. Kejadian tersebut adalah keputusan Situs Multiply Indonesia menutup layanan di Indonesia. Tentu hal ini menjadi tanda tanya semua orang khususnya mereka yang berkecimpung didunia e-business/e-commerce, sebab jika kita melihat pertumbuhan dari layanan e-business/e-commerce ini sepanjang tahun 2013, maka dapat dikatakan Indonesia adalah market yang sangat “sexy” pada saat ini. Terlihat dengan hadirnya e-commerce di Indonesia baik yang B2B maupun B2C ataupun C2C, antara lain Lazada, Toko Bagus, Berniaga, Beli Barang, Rakuten, dan masih banyak lagi. Mereka yang membangun e-commerce bukan saja investor lokal melainkan juga investor dari pasar global yang sangat melihat Indonesia saat ini merupakan pasar yang sangat “sexy”. Hal ini bisa terlihat dari pernyataan Director PT Rakuten-MNC – Yasunobu Hashimoto yang menyatakan “Indonesia Bisa Jadi Pasar e-Commerce Terbesar di Asia“.

Kembali kepada keputusan Multiply, maka jika kita kembali pada tahun 2012, maka semua orang di dunia ini khususnya di Indonesia, akan melihat dan sangat yakin Indonesia kedepan akan menjadi pasar E-Commerce. Hal ini terlihat dari keputusan Multiply untuk memindahkan seluruh operational bisnisnya dari Florida – Amerika Serikat ke Jakarta – Indonesia. Pada waktu itu CEO Multiply.com Peter Pezaris mengatakan dorongan Multiply memindahkan kantor pusatnya ke Indonesia lantaran makin besarnya jumlah pembelanja online di Indonesia. Sedangkan Country Manager Multiply Indonesia Daniel Tumiwa mengatakan perpindahan kantor pusat dari Florida ke Indonesia bertujuan mempermudah pelayanan kepada pelaku bisnis e-commerce Multiply. “Jadi kalau ada masalah dari jual-beli online ini kami bisa merespons cepat. Soalnya dalam bisnis ini kami sangat menekankan keamanan dalam transaksi.” Memang sangat disesalkan apa yang menjadi keputusan Multiply ini yang notabene mereka merupakan salah satu pendiri Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).

Memang banyak yang tetap yakin akan seksinya pasar di Indonesia saat ini, tetapi kita perlu melihat apa yang pernah terjadi juga di awal tahun 1997 – 2002. Di Indonesia banyak sekali tumbuh beberapa e-business, seperti lelang2000, astaga, amboi, dan lainnya. Melihat kondisi saat ini, apakah akan terjadi Bubble dot-com di Indonesia ? atau ini hanya ketidaktepatan suatu strategi e-Business yang diterapkan oleh situs tersebut sehingga membuat situs tersebut gagal meraih visi dan misi yang diingin dicapai. Semoga ini hanya suatu ketidaktepatan strategi bisnis. Karena sampai saat ini pertumbuhan e-business di Indonesia tidak terpengaruh dengan adanya keputusan dari Multiply ini. Mengapa tetap bertumbuh dan terlihat bahkan bertambah “sexy”, karena salah satu situs e-Business terbesar dari Amerika Serikat melakukan suatu investasi di Indonesia. Situs tersebut adalah ebay.com ! Dimana eBay melakukan investasi sebesar 40% di perusahaan joint venture bersama PT.Telkom Tbk. yang bernama MetroPlasa. Pada tahun sebelumnya pula PT.Telkom Tbk. telah melakukan kerjasama dengan Microsoft dengan lahirnya kembali PlasaMSN.

Dari penjelasan diatas, maka masih tetap menjadi suatu pertanyaan apakah ini “The New Dot-Com Bubble” atau memang usia e-Business/e-commerce di Indonesia yang masih “bayi” sehingga masih mencari bentuk yang cocok dengan budaya Indonesia dan strategi yang tepat serta perlu adanya suatu kebijakaan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia?

disadur dari : http://scandra.com/the-new-dot-com-bubble-indonesia/


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close