People Innovation Excellence

ENERGI INDIVIDUAL DAN KINERJA ORGANISASI [Bagian 10]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Begitu juga ketika mulai masuk pada sesi pengendalian energi emosi, dan pada saat para pekerja lebih dapat mengontrol emosi mereka sendiri, sebetulnya mereka tengah meningkatkan kualitas energi mereka serta terlepas dari tekanan eksternal  yang mereka hadapi. Untuk memulai latihan ini, mereka harus terlebih dahulu menyadari apa yang mereka rasakan pada berbagai titik lemah ledakan atau kelesuan emosi selama hari kerja dan bagaimana dampaknya terhadap efektivitas kerja mereka. Kebanyakan orang menyadari bahwa mereka cenderung untuk melakukan yang terbaik ketika mereka merasakan adanya energi positif. Sayangnya, banyak dari mereka tidak menyadari adanya cara pemulihan berselang untuk mempertahankan emosi yang sangat positif dalam tenggang  waktu yang relatif lama. Para pekerja sering dihadapkan pada tuntutan tanpa henti dan tantangan tak terduga, sehingga mereka cenderung untuk masuk ke dalam kondisi  emosi-negatif  berulang kali dalam sehari. Mereka menjadi mudah marah dan tidak sabar, atau cemas dan merasa tidak aman. Para pemimpin organisasi telah menguras pikiran dan energi para pekerja dan menyebabkan berbagai gesekan dalam hubungan diantara mereka. Suatu emosi yang bersifat  “fight-or-flight”   membuat mereka tidak mudah untuk berpikir jernih, logik, dan reflektif. Ketika para eksekutif belajar untuk mengenali  jenis peristiwa apa yang memicu emosi negatif mereka, sebenarnya mereka memiliki kapasitas  untuk mengendalikan reaksi mereka. Salah satu bentuk ritual sederhana namun bermanfaat  adalah meredakan emosi negatif dalam jeda waktu, yaitu dengan melakukan pernapasan perut untuk meredakan emosi. Menghembuskan napas perlahan selama lima atau enam detik dapat menginduksi relaksasi dan pemulihan, dan mampu meredakan  respon “fight-or-flight” dari emosi.

Cara lain suatu  ritual yang baik sebagai bahan bakar emosi positif adalah memberikan apresiasi kepada orang lain, sebuah praktek yang tampaknya lebih menguntungkan bagi sang penerima apreasiasi. Pemberian apresiasi dapat diungkapkan melalui ekspresi respek dengan menggunakan  tulisan tangan sebagai bentuk apresiasi, mengirim e-mail, menyapa dan berempati, atau percakapan  rinci dan spesifik tentang sesuatu di luar percakapan tentang pekerjaan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close