People Innovation Excellence

TANTANGAN KEPEMIMPINAN GlOBAL-NET [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Seperti halnya para negarawan, para pemimpin bisnis tidak hanya berfikir tentang bagaimana memperluas bisnis mereka, akan tetapi perlu juga memperluas pemikiran global mereka. Hal ini penting untuk memahami trendd terbaru  pergeseran di dunia dan bagaimana hal tersebut berpengaruh pada  organisasi mereka, dan implikasinya bagi orang-orang yang menjalankan roda organisasi tersebut.  Globalisasi yang cepat dan inovasi teknologi tentu  berdampak terhadap organisasi bisnis hampir setiap hari. Dengan demikian, apakah kita memiliki strategi yang melampaui perbatasan antar negara, benarkah kita benar-benar  pemain sesungguhnya dalam kancah global-net, apakah kita benar-benar memiliki “pasukan” dan jejaring internasional yang bekerja untuk organisasi kita. Kita semua mengetahui, tengah terjadi persaingan yang meningkat di seluruh dunia akan kelangkaan sumber daya yang dapat menyebabkan kenaikan harga dan mungkin kelangkaan sumber daya alam. Dalam hal ini para pemimpin organisasi perlu membuka sekat-sekat cara berfikir yang membatasi mereka sendiri, dan memperluas  perspektif mereka, sehingga mereka lebih memiliki pandangan  jauh ke depan. Trend global  telah membawa  harapan baru bagi para pemimpin yang kompeten,  dimana pemimpin yang sukses adalah mereka yang memahami bahwa mereka adalah warga dunia. Harus diakui banyak pemimpin yang  skeptis, dalam menghadapi ketidak-pastian lingkungan bisnis, dan para pemimpin seolah menghadapi berbagai masalah dan pertanyaan yang tak terduga. Berbagai masalah dan pertanyaan ini berkisar diseputar kepercayaan, risiko, keamanan, mengelola kompleksitas  metrik kinerja baru, yang memerlukan budidaya kompetensi kepemimpinan berkesadaran-diri, berbagi visi, kolaborasi dan kemampuan untuk berdiri ditengah situasi paradoks. Pergeseran ini menempatkan tuntutan  dan harapan baru bagi para pemimpin, organisasi, dan merek produk mereka. Harapan baru ini harus  didefinisi-ulang dengan jelas oleh  setiap pemimpin dan organisasinya. Cara berpikir linier tidak lagi memadai.  Cara kita berfikir  merupakan variabel kunci dalam menghadapi perubahan ini, baik sebelum dan sesudah dari apa yang kita lakukan. Fleksibilitas pribadi dan keterbukaan pikiran sekaligus bersedia mendengarkan dan belajar, akan menjadi penentu bagi kelangsungan karir dan organisasi kita. Sikap toleransi, memahami ambiguitas dan ketidakpastian dari perubahan adalah penting untuk keberhasilan kepemimpinan kita ke depan. Kita perlu fokus pada pengembangan pribadi, pengembangan potensi kepemimpinan yang dimiliki, yang berjalan seimbang dengan peluang pertumbuhan organisasi.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close