People Innovation Excellence

Alternatif Model Manajemen Perubahan [Bagian 18-Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Model ADKAR  terdiri dari lima langkah  atau tindakan yang berurutan, yakni:

1.     Kesadaran akan perlunya suatu perubahan.

Memahami mengapa suatu perubahan diperlukan adalah aspek kunci pertama agar  gagasan perubahan dapat berhasil. Langkah ini menjelaskan penalaran dan dasar berpikir tentang perubahan yang diperlukan. Oleh karena itu merancang komunikasi adalah penting,  agar para pekerja sepenuhnya memahami mengapa perubahan diperlukan.

2.     Hasrat  untuk berpartisipasi dan mendukung perubahan.

Dalam langkah ini,  setiap individu atau para pekerja  mampu mencapai titik pemahaman dan sadar membuat keputusan pribadi untuk mendukung dan berpartisipasi dalam perubahan. Keinginan untuk mendukung dan menjadi bagian dari perubahan hanya bisa terjadi jika telah memiliki  kesadaran yang penuh.

3.     Pengetahuan tentang bagaimana melakukan perubahan.

Blok bangunan model ketiga, menganjurkan bahwa  pengetahuan tentang perubahan dapat diperoleh  melalui metode pelatihan dan pendidikan. Metode lain untuk mentransfer pengetahuan tetap berguna dengan tidak  membatasi diri pada proses pelatihan formal. Yang terpenting adalah terdapat dua jenis pengetahuan yang perlu ditangani: yaitu pengetahuan tentang bagaimana mengubah (apa yang harus dilakukan selama masa transisi) dan pengetahuan tentang cara menangani  setelah perubahan tersebut diterapkan.

4.     Kecakapan untuk mengimplementasikan perubahan.

Dalam model ADKAR, kecakapan  adalah perpaduan  antara teori dan praktek. Setelah dimiliki pengetahuan tentang bagaimana mengubah (teori) maka hal tersebut harus terwujud dalam  kinerja aktual individu. Proses ini dapat memakan waktu dan dapat dicapai melalui latihan, pembinaan dan umpan balik.

5.     Penguatan untuk mempertahankan perubahan.

Model terakhir  ini adalah komponen yang paling  penting dimana upaya untuk mempertahankan perubahan harus ditekankan. Atau dengan perkataan lain, bagaimana memastikan bahwa perubahan dapat dipertahankan  dan para pekerja tidak kembali pada cara-cara lama, dengan memberikan umpan balik positif, penghargaan, pengakuan, pengukuran kinerja dan mengambil tindakan korektif. Hal ini adalah  bagian dari manajemen perubahan yang paling sulit karena organisasi sudah bergerak menuju perubahan berikutnya. Bahkan, model manajemen perubahan Kurt Lewin banyak mendapat  kritik justru di area paling sulit ini. Namun bagaimanapun suatu penguatan adalah penting untuk memastikan bahwa perubahan  dapat  dipertahankan dan hasil baru dapat diukur.

Dengan demikian  model perubahan ADKAR  lebih berfokus  pada hasil, bukan pada proses yang dilakukan. Adanya tahapan penyadaran, hasrat, pengetahuan, kemampuan dan penguatan yang lebih menggambarkan hasil ketimbang proses.  Demikian pula,  model ADKAR dapat membantu untuk mengukur efektivitas dari suatu proses perubahan. Kemajuan dapat diukur sampai ke tingkat individu, dan kesenjangan dapat didiagnosis, serta tindakan korektif dapat segera dilakukan.

Sebagaimana telah disinggung diatas, adanya bermacam model yang ditawarkan oleh para pakar tidak lain  agar kita mampu  berpikir dan menyikapi segala bentuk perubahan  dengan pilihan yang lebih beragam dan fleksibel. Dengan pola pikir yang fleksibel ini akan lebih memudahkan kita untuk  merencanakan dan melakukan  langkah perubahan  berikutnya. Sebagaimana diungkapkan oleh Kurt Lewin  bahwa sebuah perubahan menuju tingkat yang lebih tinggi seringkali berumur pendek, dan biasanya kinerja dari  tim kerja sering terancam  kembali pada tingkat sebelum terjadinya suatu perubahan. Perubahan yang dilakukan perlu diperkuat, guna memastikan bahwa perubahan yang diinginkan dapat diterima dan dipertahankan di masa depan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close