People Innovation Excellence

Kepemimpinan Akrobatik [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Para manajer menjadi terbiasa diberitahu apa yang harus dilakukan, dan hanya sedikit diberi ruang-gerak untuk melakukan suatu manuver, sehingga pada akhirnya mereka menjadi kehilangan kemampuan untuk bereksperimen, demikian pula yang dialami oleh tim kerjanya. Puncak dari pohon manajemen telah tumbuh sedemikian rupa sehingga tidak ada lagi yang bisa tumbuh di bawah naungannya. Oleh karena itu, api pemberdayaan perlu dikipasi kembali dengan mengidentifikasi sekitar 600 pimpinan berkemampuan terbaik dan kemudian merotasi mereka pada berbagai tugas yang berbeda, dengan mandat khusus untuk menginspirasi dan melakukan penyegaran. Sementara itu, tujuan organisasi, visi, misi, dan nilai-nilai, kesemuanya ditulis ulang dan menyatu dengan karakter pemimpin. Mekanisme evaluasi dan penghargaan secara dramatis diperketat untuk menghargai bintang sebenarnya, yaitu mereka yang secara aktif mampu mengelola para pekerja yang bersedia untuk berjuang. Manajemen pemberdayaan dengan menerapkan kebijakan keseimbangan piring berputar pada porosnya dilakukan untuk perbaikan kinerja organisasi. Sehingga penjualan dapat tumbuh kembali, dan energi segar mengalir lembali ke seluruh urat nadi organisasi yang dirasakan oleh seluruh para pelaku organisasi. Konsistensi dan variabilitas dalam memproduksi produk-produk berkualitas tinggi diberikan kepada pelanggan dengan tingkat konsistensi pada setiap titik rantai nilai sangat penting bagi keberhasilan di sebagian besar industri. Variabilitas yang boros dan memakan waktu akan berpotensi menjauhkan produk dari pelanggan. Namun demikian konsistensi juga sering mengeras menjadi pola pikir yang kaku manakala ketakutan akan kegagalan menjangkiti para pelaku dalam organisasi. Sikap ini terjadi karena sebagian besar para pekerja telah merasakan sakitnya kegagalan dan tidak mau mengulang untuk kedua kalinya, sehingga para pekerja secara alami cenderung untuk melindungi diri dan tim kerja mereka sendiri, berupa perilaku yang secara tidak sengaja dapat menghambat inovasi dan mengundang risiko. Obsesi dan perasaan takut gagal ini bisa saja dikemas dalam lembar presentasi defensif puluhan halaman, sebagai argumen terhadap sedikitnya kemajuan pengembangan produk secara berarti. Tindakan untuk mendamaikan ketegangan dari paradoks tersebut diatas akan membantu pemimpin dalam menjaga konsentrasi mereka pada semua piring yang berputar, yang sekaligus mengidentifikasi intervensi apa yang diperlukan untuk menjaga organisasi bergerak serempak dengan prioritas utamanya.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close