People Innovation Excellence

Etika dan Teknostres Dalam Perilaku Organisasi Masa Kini (Bagian 11/Selesai)

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Perilaku tidak etik di tempat kerja dapat merugikan organisasi dengan risiko yang  mahal serta dapat merusak hubungan baik yang telah terjalin  diantara rekan bisnis . Terdapat beberapa  faktor yang  dapat mempengaruhi  perilaku etikal. Salah satu diantaranya  berkisar dari keragaman tenaga kerja dan teknologi yang digunakan  untuk mencapai kualitas produk yang dihasilkan oleh suatu organisasi. Suatu keanekaragaman dapat menjadi masalah ketika seorang pemimpin  menggunakan  bias personal kedalam  keputusan organisasi. Teknologi bisa menjadi masalah ketika fasilitas pelatihan yang tepat tidak disediakan bagi para pekerja dalam suatu organisasi. Adanya fakta  bahwa ternyata para pekerja  tidak terlatih dengan baik akan membuat mereka lebih mungkin melakukan  kesalahan atau tidak mampu menjalankan tugas pekerjaan dengan baik dan benar. Kualitas dapat menjadi masalah ketika sebuah organisasi tidak memberikan terhadap para pekerjanya suatu alat yang diperlukan untuk menyediakan suatu produk tertentu untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan mereka. Para pekerja bisa saja terpaksa  membuat keputusan yang menyimpang dari prosedur dalam rangka menghasilkan  kualitas produk yang dibutuhkan, sehingga keputusannya tersebut berpengaruh terhadap perilaku etik  dan  gangguan sistem. Pada akhirnya, suatu organisasi dapat mempengaruhi perilaku etik para pekerja mereka. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah menawarkan beberapa jenis “penghargaan” bagi perilaku yang didefinisikan  dan identik sebagai etika, yang akan  memberikan alasan bagi para pekerja  untuk terus menunjukkan  perilaku organisasi yang dianggap ” benar” dan diinginkan oleh organisasi dan stakeholders. Hal ini juga dapat dicapai melalui pelatihan yang berkesinambungan dan penguatan perilaku etik yang diinginkan. Last but not least, teknologi dalam suatu organisasi bukanlah faktor yang bebas nilai, apalagi jika penerapannya menyentuh kepentingan manusia dan orang banyak. Dalam kaitan ini, penerapan teknologi dalam suatu organisasi perlu dibarengi oleh kaidah-kaidah etika terapan. Dengan kata lain, antara teknologi dan etika perlu disandingkan sebagai dua sisi dari mata uang yang sama, untuk menghindari terjadinya technostress dalam organisasi, yang kesemuanya akan berdampak negatif bagi kesinambungan organisasi pada khususnya, dan degradasi moral masyarakat pada umumnya. Dalam abad teknologi yang tengah kita jalani pada saat ini, karenanya penerapan dari kaidah-kaidah etika tersebut perlu mendapat perhatian yang luar biasa, jika abad ini tidak ingin menjadi abad bencana moral kemanusiaan atau kepunahan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close