People Innovation Excellence

Manajemen Bisnis dan Budaya Organisasi [Bagian 7]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Dengan demikian, dalam budaya organisasi terkandung didalamnya tentang  ideologi, kebijakan, keyakinan, kebiasaan yang diwujudkan kedalam praktik organisasi. Budaya akan  memandu para pekerja agar memiliki  rasa arah dan tujuan yang jelas, yang mengendalikan cara mereka berperilaku antara satu dengan lainnya. Budaya kerja akan membawa semua para pekerja  pada platform yang sama dan akan menyatukan mereka di tempat kerja. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi budaya kerja organisasi, yakni:

  1. Adalah para pekerja itu sendiri:  dalam hal ini faktor utama dan terpenting yang mempengaruhi budaya,  tentunya adalah orang yang bekerja dalam  organisasi itu sendiri . Para pekerja dengan cara mereka sendiri berkontribusi pada budaya di mana mereka bekerja. Sikap, mentalitas, minat, persepsi dan bahkan cara berfikir para pekerja akan mempengaruhi budaya organisasi. Misalnya, organisasi yang mempekerjakan orang dari latar belakang kemiliteran/tentara, boleh jadi cenderung mengikuti budaya disiplin kaku dan ketat, dimana semua para pekerja diharapkan mematuhi pedoman dan kebijakan yang telah ditetapkan;
  2.  Jenis kelamin para pekerja: dalam hal ini faktor jenis kelamin dapat mempengaruhi budaya organisasi. Organisasi yang didominasi oleh para pekerja dari jenis kelamin laki-laki, mungkin akan lebih agresif ketimbang  wanita yang lebih halus dan berhati lembut, sehingga akan mempengaruhi pada tempo dan irama kerja suatu organisasi;
  3. Sifat bisnis juga dapat mempengaruhi budaya kerja organisasi. Saham pialang perusahaan, jasa keuangan, industri perbankan semua tergantung pada faktor-faktor eksternal seperti permintaan dan penawaran, kapitalisasi pasar, earning per share dan sebagainya. Ketika pasar mengalami kelesuan, perusahaan  tidak memiliki pilihan lain selain mengurangi jumlah para pekerja, yang pada akhirnya juga mempengaruhi budaya tempat bekerja. Fluktuasi pasar dapat menyebabkan keresahan, ketegangan dan menurunkan motivasi para pekerja,  mereka menjadi tidak yakin tentang karir mereka sendiri  dalam organisasi tersebut;
  4.  Tujuan dan sasaran juga dapat mempengaruhi budaya kerja organisasi: dalam hal ini strategi dan prosedur yang dirancang untuk mencapai sasaran organisasi juga berkontribusi terhadap budaya kerja organisasi. Individu yang bekerja dalam organisasi pemerintahan misalnya, mungkin akan mematuhi pedoman kerja, namun belum tentu mampu memberikan umpan-balik sehingga membentuk budaya “asal bapa senang”.  Organisasi yang bergerak dengan  serba cepat seperti bisnis periklanan, mungkin mengharapkan agar para pekerjanya mampu bergerak lebih agresif dan hiperaktif;
  5. Pelanggan dan pihak eksternal dapat mempengaruhi budaya kerja organisasi: dalam hal ini  suatu organisasi yang bergerak dibidang katering misalnya, yang memiliki pelanggan beragam dan menuntut timing yang tepat dalam hal pengiriman, mungkin akan mempekerjakan pekerja dengan cara shift untuk mencocokkan dengan timing pesanan pelanggan mereka, sehingga hal inipun dapat membentuk budaya kerja; dan
  6. Manajemen dan gaya kepemimpinan  juga dapat mempengaruhi budaya di tempat kerja: dalam hal ini, terdapat  organisasi tertentu dimana manajemen memungkinkan para pekerjanya mengambil keputusan sendiri dan membiarkan mereka berpartisipasi dalam melakukan strategi. Dalam budaya seperti itu, para pekerja menjadi terikat terhadap manajemen mereka dan berharap untuk terus terlibat secara jangka panjang dengan organisasi. Manajemen harus menghormati para pekerja untuk menghindari budaya dimana para  pekerja  bekerja hanya untuk uang semata. Sehingga mereka tidak memperlakukan organisasi sebagai  sekedar sumber mencari penghasilan belaka dan terlibat hanya  dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close