People Innovation Excellence

Tren Kepemimpinan Sektor Publik [Bagian 5]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Sampai saat ini, masalah kepemimpinan masih  sering dibahas dalam konteks kualitas pribadi intrinsik pemimpin individual itu sendiri, yang sering terlepas dari konteks atau peran dalam suatu organisasi. Namun dewasa ini terdapat desakan kepentingan yang lebih besar tentang bagimana konteks dan peran keduanya  – pemimpin dan organisasi – akan berdampak pada karakteristik dan tugas kepemimpinan, dimana sumber kewenangan dan/atau legitimasi dapat berdampak pada apa yang dapat atau tidak dapat dicapai oleh seorang pemimpin.  Karakteristik kepemimpinan cenderung bervariasi dalam  situasi yang berbeda antara kepemimpinan formal dan informal. Juga terdapat perbedaan antara kepemimpinan dengan wewenang  atau otoritas dengan kepemimpinan  tanpa  otoritas. Dalam kepemimpinan otoritas, suatu kekuasaan  diberikan melalui sumber legitimasi resmi, sedangkan suatu  legitimasi  kepemimpinan dapat melampaui  kewenangannya yang diakibatkan oleh adanya  pengakuan oleh  tokoh masyarakat yang mewakili sistem sosial sebagai suara yang signifikan dan berpengaruh. Otorisasi dapat menciptakan   koalisi antara organisasi dan kepentingan yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama.  Para pememimpin dengan kewenangan formal dan  informal memiliki berbagai sumber legitimasi, dan akses ke berbagai sektor, baik politik, ekonomi, sosial-budaya  dan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan mereka, termasuk penggunaan  hirarki, komando dan kontrol, baik melalui instruksi maupun pengaruh.  Oleh karena itu, terdapat sebagian pakar yang  menyarankan untuk membedakan antara kepemimpinan dan otoritas, atau bahwa kepemimpinan perlu dilihat sebagai kata kerja, dan bukan pekerjaan. Suatu kewenangan, kekuasaan dan pengaruh adalah alat penting, tetapi hal tersebut belum mendefinisikan kepemimpinan. Dalam hal ini,  suatu sumber otoritas, kekuasaan, dan pengaruh  dapat digunakan untuk segala macam keperluan, namun memiliki sedikit hubungan  dengan tugas kepemimpinan. Adanya karakteristik kepemimpinan juga dapat membantu penguatan konsep atas kepemimpinan kontijensial sesuai dengan otoritas dan legitimasi sebagai basis kekuatan kepemimpinannya.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close