People Innovation Excellence
 

REFLEKSI PARADIGMA MANAJEMEN BISNIS 2014 ABAD 21 [Bagian 7]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Penyatuan Nilai dan Persepsi

Penyatuan nilai dan persepsi merupakan keharusan evolusi  masa depan. Individu atau kelompok ─ baik organisasi, masyarakat, bangsa dan negara ─ yang berhasil melalui transisi evolusioner ini akan mendapatkan keuntungan evolusioner atas masyarakat atau bangsa lain, dan sekaligus akan menjadi pemimpin masa depan. Implikasi evolusi ini terhadap manajemen bisnis adalah,  pertama, dalam domain visi, misi dan nilai-nilai organisasional harus ditemukan cita-cita yang lebih tinggi yang dapat menginspirasi dan memicu evolusi organisasi ke arah yang lebih tinggi. Kedua, dalam domain pengembangan sumber daya manusia, harus ada perhatian yang lebih besar terhadap potensi perkembangan kemampuan moral, estetika, intuitif dan spiritual pada  kompetensi para pekerja yang akan menyebabkan evolusi yang lebih tinggi. Ketiga, dalam domain pengembangan organisasi, perlu tercipta lingkungan dan budaya organisasi pada tingkat evolusi yang lebih tinggi diantara para pekerja, disamping  membantu untuk mengekspresikan kehidupan batin mereka terhadap kehidupan  eksternal. Dalam mengemban tugas ini, gerakan penyadaran komunitas organisasi didorong oleh nilai-nilai semacam kredo revolusi Perancis tentang kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan, yang akan sangat membantu pada percepatan evolusi. Hal Ini berarti menciptakan kembali nilai-nilai demokrasi di tingkat mikro organisasi. Dengan demikian boleh jadi, bahwa dunia bisnis kemungkinan dapat melakukan kepeloporan yang lebih baik ketimbang dunia politik, dengan dua alasan: pertama, di  era dunia modern ini, dunia bisnis jauh lebih dinamik, efisien dan inovatif, dan memiliki kapasitas organisasional yang jauh lebih besar ketimbang dunia politik. Kedua, organisasi bisnis akan lebih mudah melaksanakan atau menanamkan nilai dalam skala ruang yang lebih kecil dalam sebuah organisasi, ketimbang skala ruang yang lebih besar  dari suatu bangsa. Ketiga, dilektika evolutif merupakan kunci sintetik–praksis, yang dapat menyatukan nilai persaudaraan – baik dalam relung batin dan pikiran – sebagai  kesatuan kesadaran kolektif.  Keempat, dalam domain tanggung jawab sosial, harus ada integrasi yang lebih besar dan lebih luas antara korporasi dengan masyarakat, yang berarti terlaksananya penyebaran yang lebih kreatif  perihal keahlian dan sumber daya korporasi bagi pengembangan masyarakat disekitarnya secara keseluruhan. Kelima, dalam domain keberlangsungan, perlu adanya penyesuaian diri dan integrasi antara  kehidupan organisasional, hukum, dunia fisik dan alam dengan dimensi kejiwaan dan spiritual.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close