People Innovation Excellence

Pendidikan Berbasis Kolektif-Komunal [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Di bawah kendali rezim Orde Baru, kesempatan masyarakat untuk berekspresi secara nyata telah tersumbat, dan hal ini bukan saja di lingkungan dunia pendidikan, akan tetapi meluas pula ke berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, melalui antara lain: penyederhanaan  jumlah partai politik, Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK), digalakkannya model manipulatif partisipasi massa mengambang, serta melarang kiprah kolektif-komunal para aktivis Dewan Mahasiswa dalam dinamika kampus Perguruan Tinggi, yang kesemuanya mengantar pada terbukanya kanal komunal yang mendorong para aktivis mahasiswa terjun langsung di luar kampus, mendirikan wadah sendiri  seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), demi melanjutkan aktualisasi dirinya secara lebih kontekstual, yang kemudian memelopori kehadiran dan bangkitnya semangat reformasi.

Hadir dan bangkitnya semangat reformasi, tampaknya membuka jalan terang bagi munculnya keterbukaan dan perbedaan pendapat untuk mengoreksi dan membenahi Sisdiknas yang kemudian melahirkan wacana publik untuk mengarahkan kurikulum pendidikan nasional kita menjadi kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Sejarah kembali berulang dan jarang disadari bahwa kompetensi, walaupun merupakan gagasan yang baik dan terus berkembang di dunia bisnis Barat era 70-an, namun masih mengedapankan hegemoni paham individualisme berlandaskan setting psikoindustrial masyarakat Barat yang membutuhkan pekerja terampil dan kapabel dengan presisi tinggi agar mampu menjadi operator mesin-mesin canggih di pabrik ataupun untuk mempercepat berputarnya roda bisnis mereka.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close