People Innovation Excellence

Quantum Leadership [Bagian 1]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Kerangka kerja manajemen tradisional memandang kepemimpinan dalam arti mekanikal ketimbang strategikal, dengan asumsi yang menggambarkan organisasi sebagai entitas yang terpisah dari pemimpin. Dalam manajemen tradisional terdapat pemisahan yang tegas antara wewenang dan tanggung jawab, atasan-bawahan, serta adanya pengendalian searah. Akibatnya setiap orang  ingin menjadi pemimpin untuk mendapat tongkat komando dan pengendalian penuh pada orang lain. Namun banyak para pakar di bidang kepemimpinan yang mempertanyakan kembali aspek mekanikal dari kepemimpinan. Kepemimpinan mekanikal dianggap telah menga-baikan aspek organik dan non-linear dalam hubungan kepemim-pinan. Hubungan kepemimpinan yang mekanikal kurang memotivasi dan memberi ruang pada  kecerdasan individual.  Pemimpin mekanikal seolah menjadi mesin listrik yang terus mengatur aktivitas pekerjaan untuk memperoleh produktivitas (efisiensi dan efektivitas) dan  kinerja.  Adapun aspek manusia, seolah dipandang sebagai  partikel kosmik yang tidak mampu bertindak kecuali ada kekuatan luar yang menggerakkannya, karenanya individu dan organisasi harus direkayasa dan dikendalikan untuk dapat bekerja dengan baik. Namun hari ini kita menyaksikan  bahwa kepemimpinan adalah nafas hidup, yang penuh dengan kreativitas, dinamika dan memiliki kapasitas untuk mengorganisir diri seperti sistem lainnya dalam kehidupan. Berbeda dengan masa sebelumnya, kepemimpinan dilihat sebagai fenomena mekanikal, deterministik dan harus dapat diprediksi, sehingga hubungan dan kondisi harus dapat didefinisikan secara obyektif. Setiap cacat dalam proses mekanikal ini sering dianggap sebagai kesalahan kepemimpinan. Kepemimpinan dalam pemikiran mekanistik ini, tak ubahnya seperti beroperasinya sebuah mesin, dimana para pekerja sering  diasumsikan bersifat  homogen.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close