People Innovation Excellence

Quantum Leadership [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Alam semesta mendorong seseorang untuk meningkatkan energi mereka. Kepemimpinan quantum timbul sebagai  potensi energi intelektual. Tanpa potensi energi ini, realitas yang tersisa akan menjadi tidak berarti. Oleh karena itu kepemimpinan quantum memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yakni:

  1. kepemimpinan quantum berada pada ambang ketidakpastian, dalam arti sulit untuk memahami kepemimpinan quantum karena secara radikal berbeda dari teori dan metode ilmiah tradisional;
  2. kepemimpinan quantum berfokus pada proses mencari jalur terobosan  baru untuk meningkatkan daya kerja yang terus menerus. Dalam hal ini, interaksi dan interelasi menjadi lebih bermakna ketimbang angka-angka di atas kertas. Dengan kata lain, tidak mungkin untuk merencanakan hasil dan inovasi baru dengan cara yang linear. Performa yang lebih baik akan terjadi oleh  proses dan interaksi, dimana proses  dapat dikembangkan tanpa batas;
  3. Kepemimpinan quantum secara signifikan mendorong orang bekerja sama untuk meningkatkan efek sinergi kinerja;
  4. kepemimpinan quantum tetap membuat rencana aksi. Namun, penekanan lebih diarahkan pada bagaimana menggunakan energi organisasi untuk mencapai target dengan baik dan bermakna;
  5. kepemimpinan quantum bertujuan untuk mengakhiri rutinitas dan kemalasan, sehingga secara terus-menerus akan mendorong pembelajaran untuk  meningkatkan energi intelektual. Pembelajaran baru disediakan untuk merangsang kebiasaan  berpikir di luar batas, membangun dan meningkatkan hubungan, dan membiasakan  hidup dengan kompleksitas;
  6. kepemimpinan quantum menerima realitas yang tak terlihat seperti konsep  roh dan pikiran. Berbeda dengan asumsi  kepemimpinan Newtonian  yang  mengabaikan nilai-nilai individu, kelompok, dan tim kerja;
  7. Kepemimpinan quantum mencoba untuk memahami hubungan unik  dari setiap sifat individu, bukan dengan memisahkan mereka serta tidak begitu mempercayai solusi kuantitatif. Kuantifikasi merupakan dasar prinsip biner (Newtonian) dari ilmu pengetahuan. Kepemimpinan quantum tidak menyangkal pengukuran demikian, akan tetapi hal tersebut hanya berguna untuk membangun beberapa bagian dari realitas, dan bukan totalitas;
  8. Kepemimpinan quantum tetap dapat mengikuti metode kuantitatif dan empirikal Newtonian, yaitu pengetahuan canggih yang diperoleh melalui kuantifikasi tingkat tinggi;
  9. Kepemimpinan quantum memfasilitasi interaksi antara bagian-bagian dalam sistem, dimana kebebasan individu dapat memberikan kontribusi;
  10. Dalam kepemimpinan quantum setiap individu dapat memainkan dua peran, baik sebagai pemimpin maupun  sebagai individu atau pengikut;
  11. Kepemimpinan quantum dikembangkan untuk meningkatkan kinerja secara terus-menerus. Kepemimpinan quantum tidak dapat dipecah menjadi beberapa nilai dan pertanyaan tentang kinerja. Dalam hal ini, penilaian adanya baik atau buruk bersifat  saling melengkapi untuk membangun kinerja relatif dan inter subyektif;
  12. Dalam kepemimpinan quantum, faktor eksternal adalah penting. Tanpa sumberdaya dari  luar, kita tidak bisa belajar dan memperbaiki diri kita sendiri;
  13. Kepemimpinan quantum didasarkan pada komunikasi, dialog dan interaksi yang menghasilkan energi tak terlihat dalam organisasi. Energi tak terlihat adalah prinsip-prinsip spiritual, maka dengan berbagi prinsip-prinsip ini dapat mempercepat kesuksesan;
  14. Kepemimpinan quantum memahami kompleksitas dan transformasi yang cepat terjadi dalam proses yang stabil dan dinamis. Namun jika muncul situasi kekacauan, hal tersebut dapat merangsang upaya kreatif  sebagai kesempatan berharga  untuk meningkatkan kinerja, pembelajaran dan adaptasi;
  15. Dalam kepemimpinan quantum, proses yang berlangsung tidak bersifat kausal deterministik;
  16. Kepemimpinan quantum bukanlah suatu cerita fiksi. Kekacauan, kompleksitas yang dinamis pada kepemimpinan quantum merupakan suatu tantangan kepemimpinan yang luar biasa; dan
  17. Kepemimpinan quantum menjaga dan melestarikan secara lebih baik kepentingan pribadi, kelompok, dan tim kerja dalam organisasi.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close