People Innovation Excellence

Mensiasati Konflik Kebangsaan Indonesia [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Faham globalisme yang dipompa dan dipelopori negara-negara Barat di bawah komando Amerika Serikat, secara cepat menyebar keseluruhan penjuru dunia yang melahirkan efek samping yang dahsyat, terutama di kawasan Asia Tenggara berupa krisis moneter yang dalam waktu singkat telah memporak-porandakan tatanan perekonomian di banyak negara di kawasan tersebut, termasuk Indonesia yang tengah menikmati pertumbuhan ekonomi yang relatif spektakuler. Pemerintahan Orde Baru yang tengah berkuasa di saat itu, tidak mampu mengatasi krisis moneter yang disertai konflik psikososial dan tekanan para demonstran di jalanan, sehingga memicu timbulnya massa oposan sebagai kaum Reformis yang berhasil membubarkan rezim Orde Baru demi terlaksananya perubahan dan pembaharuan model pembangunan nasional menjadi semakin demokratis, dengan kehidupan berpolitik maupun pers yang lebih bebas.

Para Reformis di kala itu berupaya merespons konflik dan mengawali jejak langkah mereka dengan menyampaikan usulan agar segera diselenggarakan Pemilu secepatnya. Dengan maksud agar melalui pemilu tersebut dapat melapangkan jalan para Reformis dalam mengukuhkan partisipasi formal secara individual dan kelompoknya di kelembagaan publik, baik di tingkat eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Namun kemudian, dalam peran mereka mengendalikan roda nasib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui keterampilan dan kewenangan menyusun berbagai anggaran pembangunan dan regulasi perundang-undangan, acap kali mereka terkesan berat sebelah, karena keberpihakan peraturan berikut implementasi tindakan yang dilakukan demi kepentingan golongannya sendiri dan menomorduakan aspirasi anak bangsa secara keseluruhan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close