People Innovation Excellence

Mensiasati Konflik Kebangsaan Indonesia [Bagian 5]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Menyimak dinamika perilaku ambiguitas di atas, di samping masih eksisnya perilaku beroposisi kelompok tertentu di tanah air, maka patut kiranya diyakini bahwa di balik tirai gejolak konflik psikososial seiring upaya perbaikan ekonomi yang masih mengalami stagflasi, terkandung pula krisis kejiwaan kolektif diri kita akan adanya pengakuan dan tepuk tangan dari pihak lain. Fenomena demikian mudah terlihat dari banyaknya individu yang berkehendak ikut mencalonkan diri dalam pemilihan Walikota, Bupati, Gubernur, dan bahkan Presiden, walaupun mereka kurang memiliki kompetensi dan pengalaman memadai di pentas politik.

Suasana batin kejiwaan dimana banyak orang – baik mewakili dirinya sendiri atau kelompoknya – mendadak berhasrat mau bersusah payah tampil mengisi keterbukaan ruang publik tanpa diimbangi perilaku instropeksi, menyiratkan besarnya energi bawah sadar kelompok reformis untuk memperoleh kesempatan menjadi pusat perhatian di atas batas-batas kewajaran psikologik. Hal tersebut terjadi karena miskinnya peluang berekspresi di era kejayaan pada masa lalu.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close