People Innovation Excellence

Mencermati Penyimpangan Perilaku Masyarakat Indonesia [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Hidup untuk mempertahankan hubungan yang harmonis dengan orang lain memerlukan pengorbanan, termasuk menggabungkan antara kebohongan dan kesopanan, sehingga terpaksa seseorang harus menutup mata atas perilaku orang lain yang tidak berkenan. Demi menjaga suasana harmonis  dan tatakrama hubungan baik, seseorang adakalanya bersedia mengabaikan semua bukti kejahatan seorang pejabat misalnya, dengan memendam perasaan tersembunyi, sehingga eskalasi kejahatan tersebut semakin meluas, karena ditiru juga oleh pejabat yang lain, sehingga terjadi kobohongan publik. Sebagaimana terjadi pada kasus-kasus besar korupsi yang sering ditutup-tutupi secara berjamaah, sehingga kasusnya menjadi terus berlarut-larut. Dengan demikian, sifat keserakahan adalah juga penyakit sosial  yang bertentangan dengan  persetujuan atau konvensi sosial, dan sering menjadi konflik antagonis bagi orang yang terlibat dan  tidak terlibat.

Terlepas dari tak  ternilainya  faktor keluarga sebagai agen sosialisasi, keluarga ada kalanya mendorong konflik terselubung yang serius diantara masing-masing anggotanya. Salah satunya adalah perjuangan seorang anak atau remaja untuk mendamaikan antara dorongan seksual dan cinta, serta bagaimana orang tua  mengendalikan konflik pada kehidupan keluarga. Dalam hal ini kita mungkin perlu berterima kasih terhadap kontribusi Freud dengan gerakan psikoanalitiknya – meskipun secara hati-hati kita perlu  membedakan antara fakta dan teori –  selama pengalamannya dalam menangani pasien dewasa sakit jiwa, Freud menemukan  konflik yang lazim, yaitu adanya  kecenderungan seksual normal yang ditekan atau terblokir oleh beberapa reaksi antagonis. Indikasi represi ini terlihat dalam simtom mimpi dan gejala histeria.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close