People Innovation Excellence

Kepemimpinan Nasional Bermoral [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Jejak rekam kualitas pengambilan keputusan para calon pemimpin perlu juga dinilai. Sebagaimana tergambar baru-baru ini pada persidangan kasus bank Century yang menghadirkan para tersangka dan saksi penting dari parapengambil keputusan  di negeri ini. Pada dasarnya,  seseorang yang  tidak mengambil keputusan dan/atau tidak memberikan pendapat, sikapnya tersebut sama saja sebagai telah mengambil keputusan juga. Tentu ada perbedaan antara upaya problem-solving dan pengambilan keputusan atau decision making, yang satu adalah analisis masalah dan yang lainnya adalah pengambilan keputusan.Langkah dalam pengambilan keputusan dapat dibagi kedalam dua bagian, yakni : pertama,  suatu keputusan  harus diklasifikasi dan ditempatkan dalam urutan kepentingan dan tindakan alternatif,  suatu tindakan alternatif harus dapat dievaluasi agar dapat efektif mencapai  tujuan, dan menghasilkan suatu keputusan tentatif yang juga  perlu dievaluasi  tentang bagaimana konsekuensinya kelak jika suatu keputusan dilaksanakan. Kedua, waktu (timing) dan suasana emosi juga berperan dalam menentukankualitas pengambilan keputusan.  Lebih banyak waktu yang tersedia, akan  lebih banyak proses pengambilan keputusan yang dilakukan dengansengaja dan dipertimbangkan secara matang. Dengan demikian, pengambilan keputusan adalah “proses mental” untuk memilih  suatu tindakan di antara beberapa skenario alternatif. Begitu juga, pengambilan keputusan etik adalah proses kognitif yang digunakan seseorang untuk memilih suatu tindakan berdasarkan kode etik.Pengambilan keputusan dikatakansebagai proses kognitif, dikerenakan adanya proses pemilihan suatu tindakan terhadap beberapa skenario alternatif. Suatu bias psikologik dapat berdampak kedalam proses pengambilan keputusan. Untuk menghilangkan bias dalam pengambilan keputusan, seseorang dapat menggunakan alat-alat seperti diagram pengaruh dan pohon keputusan untuk mengevaluasi alternatif. Dalam hal ini, sebelum membuat suatu keputusan, pembuat keputusan harus mampu mempertimbangkan alternatif yang mungkin lebih baik atau lebih buruk dibanding pilihan sebelumnya. Menemukan alternatif keputusan merupakan salah satu cara membuat keputusan dengan  merenungkan kemungkinan masing-masing yang akan terjadi. Dengan menghasilkan alternatif, pembuat keputusan dapat memiliki banyak pilihan dan mengurangi bias; pohon keputusan adalah cara yang baik untuk menghasilkan suatu pilihan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close