People Innovation Excellence

Mencermati Makna Komunikasi Verbal – Non Verbal Dan Empati Dalam Organisasi [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Selama proses komunikasi berlangsung, tidak menutup kemungkinan terjadinya suatu gangguan (noise), baik yang merupakan adanya perhatian yang selektif (selective attention), distorsi yang selektif (selective distortion), ataupun adanya ingatan yang selektif (selective retention) dari para audience-nya. Perhatian selektif biasanya terjadi manakala para audience tidak memperhatikan semua stimuli yang disampaikan komunikator. Sedangkan distorsi selektif terjadi ketika para audience menyimpangkan pesan untuk mendengar apa yang mereka ingin dengar saja. Adapun ingatan selektif terjadi manakala sebagian kecil dari pesan komunikator yang menjangkau para audience yang bertahan dalam ingatan mereka yang permanen.

Berdasarkan pengamatan yang cukup seksama, noise atau gangguan ini nampaknya jarang terjadi dalam proses komunikasi non verbal. Hal ini diduga erat kaitannya dengan proses komunikasinya yang relatif lebih sederhana dibanding dengan proses komunikasi verbal. Meskipun lebih sedehana, namun para pakar menyebutkan bahwa porsi komunikasi  masyarakat sebagian besar adalah berupa komunikasi non verbal. Setiap hari seseorang bisa merespon ribuan isyarat-isyarat dan perilaku yang mencakup sikap badan pengawakan (posture), ekspresi wajah, tatapan mata, gerak isyarat (gesture) dan nada suara (tone). Mulai dari cara berjabat tangan sampai gaya atau potongan rambut merupakan bentuk komunikasi non verbal yang dapat mengungkapkan “siapa” seseorang, dampak “bagaimana” atau tanggapan seperti “apa” yang ia harapkan dari orang lain, merupakan fenomena yang sering dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close