People Innovation Excellence
 

Dimensi Pengambilan Keputusan [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Lee Iacocca dalam suatu kesempatan pernah berbagi cerita , katanya, “banyak eksekutif telah mengatakan kepada saya dengan bangga, … aku telah bekerja dengan sangat keras tahun lalu dengan tidak mengambil liburan apapun”. Iacocca   menanggapinya, “Saya kira Anda adalah robot. Bagaimana mungkin Anda mengambil suatu tanggung jawab untuk sebuah proyek senilai delapan juta dolar, sedangkan Anda tidak pernah  merencanakan dua minggu saja dalam setahun untuk bersenang-senang?”. Seringkali kesuksesan pengambilan keputusan bisnis disederhanakan kedalam suatu pilihan yang hanya dinyatakan dalam bentuk raihan rupiah atau dolar semata, dan penyederhanaan demikian adalah alasan untuk membahas proses pengambilan keputusan dalam konteks bisnis, meskipun dapat diterapkan untuk konteks lain selain bisnis. Nilai-nilai, etika, sarana – pra sarana, dan kompleksitas sosial adalah faktor yang perlu dimasukkan ke dalam proses pengambilan keputusan, disamping evaluasi moneter sebagaimana analisis biaya – manfaat. Kita semua mengetahui perbedaan antara “benar” dan “salah” ,  “baik” dan “buruk” .  Namun  kita juga tahu bahwa keputusan tersulit adalah ketika kita harus memilih antara yang “baik” dengan yang “terbaik”. Sebaliknya keputusan tersulit lainnya adalah menentukan  antara yang “buruk”  dengan yang “terburuk”.

Banyak orang percaya bahwa suatu nasib telah ditentukan dan bukan keputusan yang harus dilakukan sendiri untuk mengatur urusan kehidupan orang lain. Memilih merupakan tindakan berani yang memerlukan pengalaman dan kekuatan mental terutama dalam menentukan nasib orang lain. Nasib bukanlah masalah kesempatan, namun lebih merupakan masalah pilihan. Berjuang untuk suatu tujuan, dengan mengambil suatu yang tidak mencerminkan nilai-nilai yang dianut oleh kita dapat berakibat pada hidup yang kurang menyenangkan, artinya hal ini akan masuk pada wilayah filosofi tentang “bagaimana kita membuat diri kita bahagia”. Lebih ironis lagi jika kita tidak tahu apa yang kita inginkan , dan bagaimana cara kita untuk mencapainya? Adalah penting untuk memiliki gambaran yang sangat jelas tentang apa yang kita inginkan dari hidup ini  dan apa yang diperlukan untuk mendapatkannya. Atau didendangkan dalam senandung lagu populer kedalam bait , “… gunakan apa yang dikau punyai, untuk mendapatkan idaman hati …”. Dengan demikian, jadilah seorang realistis tentang kemampuan kita. Sebagaimana kata pepatah “Ketika ada kemauan, pasti ada jalan”. Memikirkan strategi perjuangan yang berada di luar kemampuan sendiri dapat merusak kehidupan kita sendiri. Jika suatu tujuan tidak berhasil dicapai dan kita lari dari suatu kegagalan, maka sebagai konsekuensinya kita dapat menderita atau sakit yang akan mengurangi energi kita sendiri sebagai sumber daya organisasi. Tentu saja kita perlu mempersembahkan kinerja terbaik dalam profesi dan kehidupan pribadi kita sepanjang sesuai dengan kapasitas dan nilai-nilai yang kita miliki. Oleh karenanya penting untuk bertanya  apa yang mungkin bagi kita. Ketika kita akan melakukan suatu keputusan, maka kita akan menjalaninya dengan kekuatan dan sumber daya sendiri. Kita harus menerima tanggung jawab atas sebuah keputusan sebelum seseorang dapat membuat keputusan apapun.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close