People Innovation Excellence
 

Komunikasi Dan Manajemen Konflik [Bagian 10]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Disamping itu, salah satu cara terbaik untuk memecahkan situasi konflik adalah dengan menentukan suatu tujuan yang paling unggul. Titik tolak dari strategi ini adalah menentukan suatu tujuan yang unggul diatas tujuan individual. Apabila suatu strategi negosiasi tidak menunjukkan hasil, dianjurkan untuk menerapkan strategi intervensi dari pihak ketiga. Dalam situasi ini, pihak manajemen dapat mempekerjakan konsultan eksternal untuk memecahkan masalah konflik ini. Konsultan dapat menjadi mediator, yang tugasnya adalah memberikan instruksi kepada para pihak dalam konflik tentang bagaimana cara untuk memecahkan masalah, atau sebagai arbitrator yang tugasnya adalah memaksakan suatu solusi dan/ atau resolusi. Namun dalam pengalaman, praktis strategi ini jarang digunakan. Hal ini tidak lain karena tugas tersebut merupakan beban para manajer, dan mungkin penerapan suatu strategi berada di bawah tanggung jawab manajer lini, berupa tugas untuk menyelesaikan konflik. Adapun jika mereka tidak bisa, atau tidak bersedia menyelesaikan konflik, maka hal ini bisa diambil alih oleh para manajer di tingkat lebih atas. Dalam hal ini para manajer dapat menggunakan pendekatan lima gaya manajemen konflik, yakni:

  • Mengintegrasikan. Gaya ini mengasumsikan adanya sikap konfrontasi, yaitu dengan melakukan identifikasi bersama terhadap masalah konflik dan mengusulkan solusi potensial. Gaya ini lebih cocok untuk mengatasi masalah yang kompleks, yang tidak selalu dapat dipahami dengan jelas. Dalam jangka panjang gaya ini sangat efektif, namun kurang sesuai untuk konflik yang muncul dari adanya perbedaan nilai-nilai moral dan budaya. Meskipun banyak sisi positif dari gaya ini, namun para manajer perlu menyadari bahwa menggunakan gaya ini lebih banyak waktu yang dibutuhkan;
  • Mewajibkan. Gaya ini mengasumsikan adanya pengurangan perbedaan dan lebih fokus terhadap kepentingan bersama. Keuntungan dari gaya ini  adalah memberikan dorongan akan kerja sama, akan tetapi kurang dapat memecahkan penyebab masalah, terutama jika terjadi peningkatan  intensitas dan eskalasi konflik;
  • Mendominasi. Gaya ini mengasumsikan adanya fokus pada kepentingan pribadi, ketimbang pada kepentingan bersama. Dengan menggunakan gaya ini, para manajer memaksa para pekerja untuk taat. Gaya ini cocok bila solusi kerja yang tidak populer mau tidak mau harus diterapkan dengan tenggang waktu yang ketat dimana kasus masalah yang muncul relatif kecil. Dengan gaya ini tidak diperlukan banyak waktu untuk melaksanakannya, namun jika para manajer terlalu memaksakan kehendak, maka penolakan dan resistensi dari para pekerja akan terjadi pula;
  • Menghindar. Gaya ini mengasumsikan adanya gaya pasif dari para manajer, yakni dengan menjauhkan diri dari atau menyembunyikan masalah yang timbul. Gaya ini hanya cocok untuk masalah yang sepele, dan tidak mungkin untuk mengatasi masalah yang rumit dan terus meningkat intensitasnya, karena tidak dapat memecahkan suatu inti permasalahan; dan
  • Kompromi. Gaya ini mengasumsikan tercapainya keseimbangan antara kepentingan pribadi dan umum. Semua pihak bersedia mengubah beberapa sikap melalui intervensi, negosiasi dan voting. Gaya ini cocok ketika keseimbangan kekuatan yang ada tercapai, namun dapat menjadi negatif jika mengganggu pada keterlambatan proses operasi  dan lain sebagainya.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close