People Innovation Excellence
 

Komunikasi Dan Manajemen Konflik [Bagian 11/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Pada akhirnya, kriteria yang paling penting untuk memilih gaya manajemen konflik adalah dilihat dari sisi sifat dan tujuan, yaitu bagaimana mendamaikan berbagai sisi yang berlawanan, atau menemukan solusi dan/atau resolusi yang paling berguna bagi semua pihak. Semua pilihan tergantung pada tujuan, apakah lebih berkepentingan untuk menunjukkan otoritas, menciptakan kompromi, atau mengembangkan citra yang baik. Semuanya dapat dianggap realistis. Namun untuk mengatasi konflik dalam skala jangka panjang pada suatu organisasi, maka sebelumnya perlu mendefinisikan semua konflik yang ada, menemukan penyebabnya dan bagaimana menangani kesemua masalah tersebut agar dapat diselesaikan. Dengan demikian para manajer perlu melakukan perubahan struktural, memodifikasi tujuan, mendefinisikan kembali hubungan antara wewenang dan tanggung jawab, bahkan jika perlu mengubah seluruh struktur organisasi. Adalah penting menganalisis pentingnya manajemen konflik dalam komunikasi organisasi dengan melihat kembali dasar-dasar komunikasi organisasi. Dalam hal ini para manajer memiliki tanggung jawab untuk melakukan komunikasi dan menjalankan manajemen konflik dengan baik. Para manajer tidak dapat dibiarkan begitu saja keluar dari arena konflik, sebaliknya mereka perlu mengambil bagian aktif didalamnya. Dengan sendirinya, semua tingkatan administratif-manajerial memiliki tanggung jawab untuk mampu berkomunikasi dan melakukan manajemen konflik organisasional dengan baik. Mereka perlu ikut berpartisipasi aktif di dalamnya dan fokus kepada strategi dan gaya manajemen konflik untuk menghasilkan solusi dan/atau resolusi konflik secara substansial yang berdampak pada peningkatan kinerja jangka panjang organisasi. Dalam situasi yang dinamik dan penuh dengan turbulensi, maka para manajer atau pimpinan organisasi sudah saatnya dibekali secara sungguh-sungguh tentang berbagai strategi dan gaya dalam mengelola suatu konflik, sehingga konflik negatif–destruktif yang terjadi dapat direkonstruksi dan bahkan ditransformasikan menjadi konflik yang positif-konstruktif. Viva manajemen konflik!


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close