People Innovation Excellence

Komunikasi Dan Manajemen Konflik [Bagian 9]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Konflik memiliki dua dimensi, yaitu dimensi adanya perbedaan pendapat yang berkaitan dengan tugas dan isu-isu dan/ atau fenomena lainnya, serta dimensi dari masalah emosional dan interpersonal yang mengarah pada konflik . Dalam beberapa tahun terakhir ini, beberapa studi telah menyelidiki secara empirik dimensi konflik dan menyimpulkan bahwa masing-masing jenis konflik memiliki dampak yang berbeda di tempat kerja. Salah satu tujuan utama dari manajemen konflik dalam organisasi kontemporer adalah untuk meningkatkan pembelajaran organisasi yang melibatkan akuisisi dan distribusi pengetahuan, interpretasi informasi dan melestarikan memori organisasi. Belajar secara individual adalah penting, namun diperlukan suatu kondisi yang memadai untuk pembelajaran organisasi. Diperlukan adanya proses dan struktur guna mentransfer apa yang telah dipelajari, baik secara individual maupun kolektif.

Setelah penyebab konflik dapat didefinisikan, maka para manajer harus memiliki strategi pemecahan konflik yang jelas. Disamping itu, strategi harus diikuti oleh gaya manajemen konflik yang memadai. Oleh karena itu, para manajer dapat mengikuti tiga strategi utama untuk menyelesaikan konflik, yakni; Strategi negosiasi. Stategi ini merupakan strategi yang paling umum untuk memecahkan konflik dan dapat berhasil jika berbagai kepentingan yang berbeda mencapai titik temu. Negosiasi adalah suatu proses, di mana taktik yang berbeda dapat diterapkan. Diantaranya adalah :

  • Taktik face to face. Taktik ini mengasumsikan masih adanya saling percaya sebagai dasar bagi berlangsungnya suatu negosiasi, sehingga taktik ini dapat digunakan;
  • Taktik persuasi. Taktik ini mengasumsikan penggunaan metode yang santun untuk meredakan pihak lain  untuk mencapai posisi tawar yang lebih baik;
  • Taktik tipu daya. Taktik ini mengasumsikan penyajian argumen, data atau informasi palsu. Keberhasilan taktik tipu daya  tergantung pada seberapa baik para negosiator mengenal pihak lainnya, serta memahami tingkat keberhasilan dari taktik  tipu daya tersebut;
  • Taktik ancaman. Taktik ini mengasumsikan pencegahan dengan memaparkan konsekuensi yang akan dipikul pihak lain, dalam hal ini  pihak yang memiliki posisi dan kekuatan  yang lebih besar  mengajukan berbagai alternatif solusi;
  • Taktik janji. Taktik ini juga mengasumsikan bahwa pihak yang memiliki posisi dan kekuatan yang lebih besar membujuk pihak  yang lebih lemah bahwa mereka akan menepati janjinya; dan
  • Taktik konsesi. Taktik ini merupakan  taktik yang paling penting dalam strategi negosiasi. Intinya adalah dengan membuat konsesi dengan cara yang wajar, dengan tidak terlalu banyak menawarkan konsesi. Dengan taktik ini, dimungkinkan terciptanya suatu suasana niat baik dan kesiapan untuk memecahkan masalah. Masing-masing aktor dalam konflik ini mengandalkan kedua belah pihak untuk membuat suatu konsesi.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close