People Innovation Excellence
 

Menata Demokrasi Ke Depan [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Dalam negara demokrasi pers harus beroperasi dengan bebas dari kendali pemerintah. Demokrasi perlu mendorong adanya pers bebas dan memiliki perlindungan hukum. Dalam demokrasi pemerintah bertanggung jawab atas segala keputusan dan tindakannya. Oleh karena itu warga negara perlu diberitahu tentang bebagai kebijakan dan keputusan pemerintah. Dalam kaitan ini pers dapat memfasilitasi “hak dan rasa keingintahuan masyarakat,” mengawasi pemerintah, membantu warga negara untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah, dan mempertanyakan kebijakannya. Pemerintahan yang demokratis akan memberikan akses terhadap wartawan atau reporter dalam meliput pertemuan umum dan memperoleh dokumen publik. Namun pers sendiri harus bertindak secara bertanggung jawab. Melalui asosiasi profesi, dewan pers, dan komisi “ombudsman,” masyarakat dapat mengeluhkan akibat dari pemberitaan pers, sehingga keluhan tersebut dapat ditanggapi. Agar publik mempercayai pers, maka para wartawan harus memberikan laporan faktual berdasarkan informasi dari sumber-sumber yang kredibel. Sementara plagiatisme dan reportase palsu merupakan hal yang bersifat kontraproduktif terhadap kebebasan pers. Pers perlu menentukan dewan redaksi mereka sendiri yang bebas dari kendali pemerintah dalam menyajikan berita dan editorial.

Para jurnalis tidak boleh terpengaruh oleh opini publik, mereka perlu fokus mengejar kebenaran, dan melaporkan berita tanpa rasa takut kehilangan dukungan dari pihak pemerintah. Demokrasi mendorong dua perjuangan yang tidak pernah berakhir, yaitu kewajiban pemerintah untuk melindungi keamanan nasional, dan melindungi hak rakyat “untuk tahu” melalaui kemampuan jurnalis dalam mengakses informasi. Adakalanya pemerintah perlu untuk membatasi akses para kuli tinta terhadap informasi yang terlalu sensitif untuk diketahui umum. Namun dunia pers dalam negara demokrasi sepenuhnya dibenarkan untuk mengejar dan mengungkap informasi demikian.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close