People Innovation Excellence

Mengelola Perubahan [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Tahap kedua adalah melakukan perubahan yang diperlukan. Setelah ketidakpastian dan ketidakseimbangan dirasakan pada tahap pencairan, maka tahap perubahan adalah tahap untuk menyelesaikan rasa ketidakpastian mereka dan mencari cara-cara baru untuk melakukan sesuatu. Dengan demikian, orang akan mulai percaya dan bertindak dengan cara yang mendukung arah baru yang dituju. Tentu saja transisi dari tahap pencairan ke tahap perubahan tidak terjadi dalam semalam. Kita butuh waktu untuk merangkul orang-orang agar memahami arah baru dan berpartisipasi secara proaktif dalam perubahan. Agar mereka menerima dan berkontribusi untuk membuat perubahan yang sukses, seseorang perlu memahami bagaimana suatu perubahan dapat menguntungkan diri mereka. Tidak semua orang bersedia menerima suatu perubahan jika hal itu hanya akan menguntungkan organisasi semata, tanpa memberi keuntungan yang berarti pada masing-masing anggota organisasi. Hal ini telah menjadi asumsi umum dan perangkap yang harus dihindari. Oleh karena itu seorang pembaharu tidak hanya bertumpu pada visi yang abstrak semata, namun mampu menyampaikan program-program konkrit yang masuk akal dan segera dapat dinikmati oleh para pengikutnya. Bahkan sejumlah orang akan merasa dirugikan oleh perubahan, terutama mereka yang telah mendapatkan keuntungan yang besar dari kondisi status quo. Sebagian orang lain lagi mungkin memerlukan waktu lama untuk mengenali manfaat dari suatu perubahan. Tentunya kita perlu memprediksi dan mengelola situasi ini. Waktu dan komunikasi adalah dua kata kunci sukses agar perubahan terjadi. Banyak orang memerlukan waktu untuk memahami perubahan dan mereka juga perlu merasa sangat terhubung dengan organisasi selama periode terjadinya transisi. Ketika kita tengah mengelola perubahan, hal ini akan memerlukan banyak waktu dan usaha serta ketrampilan manajemen sebagai suatu pendekatan (approach) yang terbaik.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close