People Innovation Excellence

Mengelola Perubahan [Bagian 9/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Analisis kekuatan medan dari Kurt Lewin terintegrasi dengan teori tiga tahap perubahan dimulai dengan mencairkan keseimbangan yang ada, dan kemudian bergerak menuju perubahan yang diinginkan, yang diakhiri dengan pembekuan perubahan pada tingkat baru, sehingga keseimbangan baru tercipta.

Dalam perubahan diperlukan agen-agen perubahan untuk mendukung kekuatan pendorong mencairkan keseimbangan dengan kekuatan yang lebih besar ketimbang dampak dari kekuatan penahan. Mereka akan mendorong perubahan melalui tahap pencairan (unfreezing), perubahan dan tahap pembekuan. Menurut penelitian Lewin agen-agen perubahan yang demokratis cenderung memiliki perencanaan jangka panjang yang melampaui kemampuan kelompok otokratis dan laissez-faire terutama dalam hal inisiatif kreatif dan kemampuan sosialitasnya. Dengan kata lain, suatu prosedur yang demokratis, dapat meminimalisir hambatan yang ada untuk berubah. Oleh karena itu faktor yang perlu dipertimbangkan jika seseorang ingin mengubah sebuah kelompok yang tidak demokratis menjadi satu kelompok yang demokratis adalah dengan memperhatikan faktor ideologi, karakter anggotanya, dan lokus kekuatan yang memaksa (koersif) dalam kelompoknya. Tentu saja ideologi tidak dapat diubah oleh pengajaran dan bujukan moral semata. Hal tersebut hanya dapat diubah oleh distribusi kekuasaan. Sebaliknya perilaku demokratis tidak dapat dipelajari dengan menggunakan metode otokratis. Para anggota perlu terlibat dan menghayati suatu prosedur yang “demokratis.” Dalam kaitan ini, bangsa Indonesia kini tengah diuji untuk menciptakan iklim demokrasi yang bermartabat, dan perubahan perlu didorong oleh agen-agen perubahan yang berpikiran sehat dan positif, sehingga praktik-praktik tidak terpuji, seperti kecurangan, fitnah dan suasana saling menjatuhkan, tentunya akan berkontribusi negatif (faktor penghambat) dalam perubahan dan dalam membangun demokrasi ke arah yang lebih dewasa, baik dalam skala mikro organisasional maupun makro organisasional.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close