People Innovation Excellence
 

Mindset Kepemimpinan Baru [Bagian 9/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

H a s i l

Para pemimpin akan menciptakan output atau hasil dari organisasi mereka. Tujuan mereka secara keseluruhan adalah untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan pelanggan, baik internal maupun eksternal. Ketika organisasi diberdayakan, suatu proses dapat secara radikal diubah oleh keterlibatan para pekerja garis depan agar memperoleh hasil yang berkualitas tinggi dengan cara yang lebih efisien dan menguntungkan.

 

Tim kerja

Ketimbang berfokus pada pekerjaan dan tugas individual, maka para pemimpin perlu memusatkan perhatian mereka pada hasil kolektif dan hasil yang diperoleh melalui keterlibatan tim kerja dalam organisasi mereka. Dengan menggunakan dan penerapan kepemimpinan yang efektif serta metode motivasi, memungkinkan para pemimpin untuk membangun dan menumbuhkan kekompakan organisasi yang kuat. Hal ini juga menuntut adanya peningkatan pemberdayaan, akuntabilitas dan efektifitas.

 

Terobosan

Para pemimpin perlu mendorong dan merangsang pemikiran kreatif dalam unit organisasi mereka untuk mengembangkan ide-ide baru dan konsep dalam meningkatkan kinerja tim. Mereka bersedia menanggalkan ide-ide lama yang mungkin sudah tidak efektif dan berusaha memanfaatkan “pengetahuan asli” individu para pekerja untuk meningkatkan produktivitas organisasi. Ketimbang mencari hal yang salah dan kemudian memperbaikinya, para pemimpin lebih baik mencari hal-hal baru dengan peningkatan pengujian dan eksperimen.

 

Persaingan

Para pemimpin akan berkembang pada persaingan yang ketat. Dengan demikian, mereka harus mahir menggunakan lingkungan kompetitif mereka untuk mendorong organisasi mereka maju dengan menghilangkan pemborosan atau inefisiensi serta memfokuskan organisasi pada menghasilkan produk berkualitas tinggi atau hasil yang dapat bersaing lebih efektif di pasar.

 

Keterlibatan

Pemimpin selalu mencari cara baru untuk memotivasi dan merangsang keterlibatan seluruh pekerja dalam menghasilkan produk yang lebih baik. Organisasi diberdayakan dengan meningkatkan kepemilikan dan akuntabilitas para pekerja serta pemerataan proses pengambilan keputusan. Hal ini akan memungkinkan para pekerja berada di garis depan. Mereka menjadi lebih dekat dan paling memenuhi syarat untuk memberikan dampak positif pada hasil akhir atau produk, dengan keterlibatan mereka dalam mengambil berbagai keputusan penting.

 

 

 

Pemberdayaan

Ketimbang melakukan pengendalian yang ketat pada proses pengambilan keputusan, para pemimpin seyogyanya terus mencari cara baru untuk memberdayakan para pekerja secara individual dan tim kerja untuk membuat keputusan penting dalam rangka mengurangi inefisiensi dan frustrasi, sehingga pengambilan keputusan tersebut berdampak pada produktivitas organisasi. Pengambilan keputusan yang lambat akan menyulitkan proses, sehingga dengan pemberdayaan, maka arus proses kerja (workflow) dalam seluruh organisasi dapat berjalan secara lebih efektif dan efisien. Para pekerja akan lebih cepat menyelesaikan masalah dan memungkinkan organisasi untuk melaju lebih cepat, sekaligus terbebas dari hambatan yang tidak perlu.

 

Proaktif vs Reaktif

Para pemimpin dianjurkan agar lebih bersikap proaktif ketimbang reaktif. Daripada bersikap menunggu, lebih baik mereka secara aktif mencari cara untuk membuat sesuatu terjadi. Dalam hal ini pemimpin yang dinamis mampu menjalin interaksi baik dengan atasannya maupun bawahannya secara proaktif. Diharapkan energi dan dinamika perilaku pribadi mereka dapat menciptakan perasaan senang dan menular kepada para pekerja lain dalam organisasi, yang menghasilkan sikap dan motivasi positif di seluruh organisasi.

 

Para pekerja sebagai sumber daya

Para pemimpin perlu memandang para pekerja sebagai sumber daya yang bernilai tinggi dengan menghormati wawasan, kecerdasan dan kemampuan pribadi mereka. Dalam kapasitas ini, para pemimpin perlu mempertahankan perspektif yang memperlakukan para pekerja sebagai sumber daya manusia yang positif dan berkontribusi pada organisasi dan tidak hanya pada tugas pekerjaannya semata. Dalam kapasitas ini dan melalui penggunaan prinsip-prinsip kepemimpinan, maka pemberdayaan tersebut harus menghilangkan sekat antara “kita vs mereka” dalam relasi, komunikasi dan berinteraksi dengan para pekerja di dalam organisasi.

 

I n o v a s i

Ketika semua faktor dalam organisasi telah diberdayakan, maka para pemimpin dapat lebih fokus untuk memotivasi para pekerja guna meningkatkan inisiatif dan inovasi pribadi. Hal ini berbeda dengan tuntutan kepemimpinan organisasi klasik yang lebih menuntut kepatuhan para pekerja agar sesuai dengan tujuan dan sasaran organisasi. Ketika para pekerja dibebaskan dari kendala dan diberdayakan agar berkontribusi dengan sesuatu hal yang positif, maka para pekerja akan mampu dan termotivasi untuk memenuhi tantangan yang dihadapkan pada mereka. Hal ini dapat mendorong suatu kemajuan dan meningkatkan organisasi secara keseluruhan.

 

 

 

B u d a y a

Pada akhirnya suatu organisasi yang diberdayakan akan membentuk suatu karakter, budaya dan iklim kerja. Sebagian besar dari para pekerja akan menyadari bahwa dengan iklim kerja yang mereka buat dan bentuk, maka karakteristik pribadi mereka akan terepresentasikan dalam budaya organisasi.

Dengan demikian, salah satu tantangan terbesar untuk mencapai hasil kolaborasi yang berkelanjutan adalah mengubah cara berpikir para pemimpin kita. Dalam hal ini, semua pemimpin dalam semua lapisan masyarakat, baik pemimpin terpilih, pemimpin yang ditunjuk, pemimpin tim kerja, tokoh masyarakat, kesemuanya perlu   menggunakan kekuasaan dan pengaruhnya secara lebih efektif. Satu-satunya cara untuk menghasilkan perubahan nyata bagi para pemimpin adalah mengadopsi pola pikir yang sama sekali berbeda, yaitu dengan mencoba dan menguji sesuatu yang berbeda secara bersama-sama. Kita harus percaya bahwa satu-satunya cara untuk belajar bagaimana berkolaborasi dengan baik, adalah dengan bekerja sama, dengan mencoba, bereksperimen, menjelajahi, belajar, berbagi, dan menjadi bagian dari dialog kolaboratif. Manakala kita berhasil melakukan sesuatu yang berbeda, mengamati hasil dan melihat manfaat yang dicapai, maka kita dapat mulai belajar berpikir secara berbeda. Ketika kita berpikir secara berbeda, maka kita akan bertindak secara berbeda pula, dan mampu menciptakan lingkaran perubahan berbudi pekerti positif, yang merupakan lawan dari suatu lingkaran setan. Saat itulah kolaborasi real dan aktual dapat terjadi yang menyebabkan perubahan sosial yang positif dan solutif.

Mary Ellen Slayter dari SmartBrief menyatakan bahwa pola pikir yang kaku akan mencegah inovasi. Mary Ellen Slayter juga mengatakan, bahwa bakat dan kemampuan para pekerja dapat dikembangkan dari waktu ke waktu melalui pembelajaran, dedikasi dan bimbingan. Mary sama-sekali tidak percaya bahwa setiap orang adalah sama, namun ia percaya bahwa setiap orang dapat tumbuh diatas kemampuan mereka. Hal tersebut dapat terjadi dengan mengubah pola pikir yang menyebabkan seseorang dapat keluar dari zona kenyamanan mereka dan mencoba hal-hal baru.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close