People Innovation Excellence

Kompetensi Kepemimpinan Ke Depan [Bagian 5]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Karena tidak disatukan oleh misi dan visi, banyak organisasi beroperasi dalam sekat-sekat yang terpisah, dan bukan sebagai suatu kesatuan mesin dengan pelumas yang baik. Adanya sekat-sekat tersebut secara fungsional dapat berjalan dengan baik atas dasar basis inisiatif. Sekat-sekat tersebut terbentuk dan berkembang biak karena tumbuhnya agenda yang bertentangan, sumber daya minimal dan komunikasi yang buruk. Banyak organisasi yang tidak menetapkan standar dokumentasi dan proses terukur untuk mendukung strategi organisasi. Sebaliknya, cara kerja malah berkembang secara informal yang berjalan dari waktu ke waktu. Keadaan ini menciptakan ketidakstabilan yang dapat melumpuhkan sebuah organisasi, karena keberhasilannya menjadi tergantung pada gaya dan pendekatan kerja sesuai selera masing-masing para pekerja. Kurangnya integrasi dari suatu proses dapat mengakibatkan kesalahan kerja, pengerjaan ulang, penundaan, asal tunjuk jari, serta moral kerja yang rendah yang pada akhirnya hilangnya peluang. Jika kita mengukur kemajuan perjalanan organisasi agar sesuai dengan misi dan visi, maka pengukuran keberhasilan tidak lagi dapat menggunakan metrik internal yang kuno yang tidak berfokus pelanggan, sehingga kita akan lebih sulit untuk mencapai misi dan visi. Suatu organisasi perlu bergerak ke arah misi dan visi, sehingga teknologi harus mengikuti perubahan operasional, memenuhi kebutuhan informasi dan persyaratan proses.
Organisasi yang bergerak menuju misi dan visi membutuhkan dorongan,usaha dan fokus yang luar biasa. Hal ini juga menuntut perubahan operasionalorganisasi, sumber daya manusia, teknologi, pemasaran dan pelayanan pada pelanggan. Jika budaya organisasi menolak perubahan dan jika tim kerja kita tidak bisa beradaptasi dengan strategi baru organisasi, maka misi dan visi kita akan tetap sebagai misi dan visi an sich. Membuat dan melaksanakan misi dan visi organisasi adalah suatu usaha besar. Diperlukan penetapan tujuan dan kerangka waktu yang realistis untuk membangun kepercayaan dan kerja sama tim yang sangat penting untuk keberhasilan. Komunikasi yang konsisten dan relevan dengan semua pemangku kepentingan merupakan kunci bagi organisasi untuk membantu orang agar termotivasi dan bergerak menuju misi dan visi organisasi, namun pada kenyataannya organisasi sering gagal untuk mempertahankan upaya komunikasi yang konsisten dan relevan. Memadukan antara orang, proses dan teknologi yang terintegrasi memerlukan perencanaan dan kesabaran jika upaya tersebut ingin berhasil. Dan organisasi akan berhasil hanya jika berkomitmen untuk membudayakan komunikasi secara terbuka dan seintensif mungkin. Komunikasi merupakan jalinan benang tenun yang terhubung secara menyeluruh dan memerlukan proses penyelarasan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close