People Innovation Excellence
 

Kompetensi Kepemimpinan Ke Depan [Bagian 8/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Pemimpin era baru perlu memilikimisi, visi, dan tujuan serta tindakan yang jelas didefinisikan, meskipun tetap menyadari bahwa hal tersebut merupakan kesatuan organik yang selalu berkembang, dan dengan demikian harus secara teratur dieksplorasi dan disegarkan. Melalui refleksi, para pemimpin juga perlu mengidentifikasi nilai-nilai dan sifat-sifat yang dapat menginspirasi, membangun dan memulihkan kepercayaan, agar para pekerja dapat memenuhi panggilan mereka.
Cara lain yang perlu diupayakan adalah mengembangkan kemampun kepemimpinan yang melayani (servant leadership). Dalam hal ini para eksekutif dapat membangun rasa kohesi yang kuat diantara para pekerja yang memungkinkan mereka dapat merasakan kebersamaan dalam tujuan dan menunjukkan loyalitas bagi organisasi. Kepemimpinan melayani adalah filosofi praktis yang mengharapkan dukungan dari para pekerja dengan memulai melayani terlebih dahulu, sehingga aktivitas memimpin menjadi cara untuk memperluas pelayanan kepada individu dan organisasi. Gaya kepemimpinan melayani dapat mendorong suatu kolaborasi, kepercayaan, pandangan ke depan, mendengarkan, pemberdayaan dan penggunaan etika kekuasaan. Dalam ekonomi yang tengah bergejolak, organisasi perlu melakukan sesuatu lebih dari sekedar mempertahankan pekerja yang baik, akan tetapi juga perlu dengan sengaja mengembangkan pekerja yang baik. Gaya kepemimpinan dengan melayani akan efektif dalam mencapai tujuan, karena para pekerja diberi kesempatan untuk mengaktualisasikan potensi penuh mereka untuk melakukan hal yang terbaik. Dengan demikian, perilaku melayani ini akan menular ke seluruh elemen organisasi, terutama menjadi model perilaku sehari-hari yang terus diperkuat melalui komunikasi dan interaksi. Filosofi kepemimpinan melayani dapat memandu tenaga kerja dalam merespon penghargaan dan konflik, melalui peningkatan suasana rasa loyalitas dan motivasi yang terasa hidup di antara para pekerja melampaui dinding organisasi. Steven Covey telah merumuskan jenis kepemimpinan kedalam tujuh kebiasaan yang positif, seperti kesediaan menjadi pendengar yang aktif, bersikap empatik, menumbuhkan rasa saling percaya, menumbuhkan kesadaran (khususnya tentang diri sendiri), menjadi diri yang otentik, bersikap persuasif, dan peduli pada komunitas, dalam artimemiliki komitmen untuk pengembangan pribadi, profesionalitas, dan aspek spiritual dari setiap individu dalam organisasi.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close