People Innovation Excellence

Mengubah Budaya Organisasi [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Teori BF Skinner tentang pengkondisian dan penguatan positif sering menjadi inspirasi untuk memotivasi para pekerja dalam organisasi. Namun manusia bukanlah tikus sebagaimana obyek eksperimennya BF Skinner, yang bisa dikendalikan oleh makanan (rewards) dan sengatan listrik (punishment), seiring dengan berjalannya waktu sang “tikus” BF Skinner akan mulai bosan hanya dengan menu jagung dan mulai mengabaikan sengatan listrik. Fenomena serupa juga sering terjadi pada organisasi dalam mempertahankan kinerja yang lebih tinggi. Artinya, struktur dan proses yang awalnya dianggap dapat memperkuat untuk mengkondisikan perilaku baru, tidak menjamin perilaku yang diharapkan bertahan selamanya. Mereka perlu didukung oleh program perubahan yang melengkapi kondisi untuk berubahnya “mind-set”. Banyak program perubahan organisasi menemui kegagalan, dan hal ini dikarenakan staf manajemen hanya mendesak para pekerja untuk mengubah perilaku kerja – yang kadangkala hanya melalui petunjuk umum – tanpa mengajari mereka bagaimana beradaptasi dengan situasi masing-masing. Misalnya, organisasi mendorong para pekerja untuk berorientasi pada “customer-centric”, sementara di masa lalu mereka kurang memiliki pengalaman tentang hal itu, sehingga tentu saja mereka tidak tahu bagaimana menafsirkan prinsip tersebut dan sejauhmana suatu keberhasilan didapat.
Selama periode tahun 1980-an, David Kolb – sebagai seorang spesialis dalam pembelajaran orang dewasa – telah mengembangkan siklus pembelajaran orang dewasa yang mengikuti suatu tahapan. Kolb menunjukkan bahwa orang dewasa tidak bisa belajar hanya dengan mendengarkan instruksi, sejalan dengan hal itu mereka juga perlu menyerap informasi baru, dan kemudian menggunakannya dalam suatu ujicoba, serta mengintegrasikannya kedalam pengetahuan yang sudah dimiliki. Dalam praktik hal ini berarti bahwa kita tidak bisa mengajarkan segala sesuatu sekaligus dalam satu sesi. Jauh lebih baik jika kita memecah pengajaran formal tersebut menjadi sejumlah potongan (modul), dengan memberi sela waktu bagi para peserta didik untuk melakukan ujicoba dan menerapkan prinsip-prinsip baru. Dengan demikian, perubahan dalam skala besar perlu diatur dan disusun kedalam sejumlah langkah.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close