People Innovation Excellence

Mengubah Budaya Organisasi [Bagian 8]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Dengan demikian setiap orang perlu memahami rencana, alasan, konteks, dan harapan tentang perubahan agar mereka dapat mengubah peran dan tanggung jawab mereka. Suatu gerak perubahan akan menyentuh langsung pada setiap individu dalam organisasi, sehingga perlu difikirkan bagaimana membuat perubahan tersebut sesuai dengan kebutuhan setiap orang dalam organisasi. Mungkin perlu dikembangkan suatu fondasi teoritik-konseptual tentang perubahan yang efektif untuk membantu individu memahami perlunya perubahan. Manajemen perubahan yang efektif cenderung berhasil menerapkan perubahan yang diperlukan untuk kesejahteraan para pekerja dan profitabilitas organisasi, sehingga kita perlu memperlakukan subyek perubahan dengan rasa hormat. Para praktisi manajemen perubahan yang berhasil selalu berbicara tentang nilai tradisional yang perlu dijunjung, yakni menghormati kontribusi potensi mereka. Suatu perubahan juga bisa dilakukan relatif lebih mudah jika terdapat kesepakatan luas dalam organisasi tentang perlunya suatu perubahan. Untuk membangun kesepakatan yang luas ini, informasi perlu disajikan sebanyak dan selengkap mungkin. Manajemen perlu berbagi informasi tentang keuangan, umpan balik pelanggan, hasil survei kepuasan kerja, proyeksi dan tantangan industri, serta data- informasi lainnya. Setiap asumsi dari suatu keputusan perlu dibuat berdasarkan data-informasi yang relevan, sehingga para pekerja memahami dan setuju tentang adanya kebutuhan suatu perubahan. Disamping itu, para agen perubahan perlu meluangkan waktu dan energi ekstra untuk bekerja dengan para staf pengawas dan manajer lini untuk memastikan bahwa mereka memahami, dapat berkomunikasi, dan mendukung perubahan. Tindakan dan komunikasi mereka sangat dibutuhkan untuk membentuk opini bagi para pekerja yang berada dibawahnya. Lebih lanjut kita perlu mensejajarkan semua sistem organisasi untuk mendukung perubahan yang diperlukan, dalam hal ini termasuk sistem manajemen kinerja, penghargaan dan pengakuan, pendekatan disiplin, kompensasi, rotasi, promosi, dan perekrutan. Adanya suatu konsistensi di semua sistem sumber daya manusia (SDM) yang ada akan mendukung perubahan yang lebih cepat. Sebaliknya, kita juga perlu mensejajarkan struktur dan jaringan informal organisasi dengan perubahan budaya organisasi yang diinginkan. Jika kita mampu memanfaatkan komunikasi informal dan jalinan politik yang ada, maka kita dapat terus meningkatkan komitmen perubahan. Kegiatan demikian dapat dilakukan ketika kita makan siang di kantin atau cafetaria, didalam klub olahraga dan serikat pekerja untuk mendiskusikan perubahan informal. Kita perlu melibatkan semua pihak seolah-olah mereka semua terlibat dalam proses manajemen perubahan yang lebih besar dengan mengambil bagian oleh diri mereka sendiri. Sama seperti seorang petani yang berkebun, maka ia akan menyiapkan pupuk dan tanah yang subur sebelum dilakukan suatu pembenihan. Artinya, perlu menciptakan suasana dan iklim lingkungan yang saling mempercayai sebelum dilakukannya suatu perubahan. Jika kita melakukan perubahan hanya demi perubahan, maka akan sulit untuk mendapatkan dukungan dari para pemimpin, para pekerja, dan para pelanggan. Artinya, kita perlu memiliki alasan yang baik bagi setiap perubahan dan mampu menjelaskan alasan tersebut terhadap organisasi. Disamping itu, kita perlu memiliki kemampuan untuk menjelajahi semua konsekuensi potensial dari perubahan organisasi sebelum mengumumkannya. Dapatkan umpan balik dari para pemimpin organisasi dan dari luar organisasi. Adanya perspektif yang berbeda akan membantu kita dalam membuat keputusan perubahan dengan baik. Perlu juga difahami, suatu perubahan organisasi sering menyebabkan penyesuaian peran dan tanggung jawab, dan setiap orang pindah dari satu departemen ke departemen lain atau dari satu lokasi ke lokasi lain, maka lakukanlah yang terbaik untuk menangani perubahan yang sering sensitif. Demikian pula, adanya dukungan dari orang-orang dalam organisasi akan membantu proses transisi organisasi untuk bergerak maju dengan perubahan yang ingin diterapkan. Mengkomunikasikan perubahan organisasi bukan hanya sekedar mengumumkan perubahan, yang jelas setiap orang akan mendukung suatu perubahan jika mereka memahami mengapa kita membuat keputusan perubahan tersebut.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close