People Innovation Excellence

Revitalisasi Pancasila [Bagian 11]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Kaum komunitarian melihat adanya ketimpangan dalam diskursus tentang keadilan yang terlalu menempatkan hak ketimbang tanggung jawab. Dalam hal ini perlu dibedakan dengan cermat antara ‘tanggung jawab’ dan ‘kewajiban’ yang berakar pada pengandaian filosofis yang berbeda. Tanggung jawab merupakan penjabaran dari konsepsi Aristotelian tentang manusia sebagai ‘zoon politikon’, yaitu manusia dapat dikatakan sebagai manusia jika mereka aktif dalam kehidupan politis. Aspek keterlibatan aktif inilah yang dinilai oleh kalangan komunitarian telah sirna dari kehidupan manusia modern. Mereka hanya mengerjakan kewajiban , akan tetapi tidak menaruh perhatian yang cukup terhadap proses politis sebagai suatu tanggung jawab. Mungkin indikasi peningkatan suara golput baik dalam pilkada atau pilpres di tanah air kita merupakan fenomena yang tidak dapat dibiarkan begitu saja, termasuk sikap dari kalangan minoritas tertentu yang bahkan tidak faham terhadap tangung jawabnya.
Secara khusus, komunitarianisme menyatakan bahwa liberalisme telah salah dalam memahami kemampuan manusia untuk menentukan nasibnya sendiri. Menurut Taylor, nilai individualisme liberal lebih bersifat atomistik, yang menganggap individu bisa mencukupi diri mereka sendiri di luar masyarakat (kelompok eksklusif). Individu menurut liberalisme tidak memerlukan konteks komunitas untuk mengembangkan dan menjalankan kapasitas mereka dalam menentukan dirinya sendiri. Menurut Taylor, kapasitas individu untuk menentukan dan mengembangkan dirinya sendiri justru dapat dijalankan hanya dalam konteks komunitas tertentu, serta dengan lingkungan sosial tertentu.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close