People Innovation Excellence

Revitalisasi Pancasila [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Komunitarianisme adalah kelompok yang memusatkan perhatian kepada komunitas dan masyarakat. Dalam hal ini komunitarianisme sering dianggap kontradiktif dengan liberalisme, yang memberi penekanan kepada kebebasan individu sedangkan komunitarianisme menekankan ketergantungan dan keterikatan individu pada komunitasnya. Paham ini menganggap bahwa masyarakat sudah ada, dalam bentuk tradisi-tradisi kultural, praktek-praktek dan pemahaman sosial bersama, seperi di Indonesia adanya keanekaragaman etnis dan budaya serta falsafah gotong royong, justru merupakan kekayaan masyarakat yang tiada taranya. Menurut pemikiran komunitarianisme, masyarakat tidak perlu didirikan, tetapi lebih butuh untuk diakui, dihargai dan dilindungi, dengan cara memperhatikan hak-hak keanggotaan kelompok. Kita bersyukur bahwa para pendiri bangsa telah meletakkan landasan kebersamaan yang tepat dalam mempersatukan perbedaan yang ada dengan Bhineka Tunggal Ika. Ide komunitarian juga memainkan peran penting dalam kehidupan publik melalui penggabungan platform dan kebijakan para pemimpin politik barat pada akhir abad 20 dan awal abad ke-21, yang mempengaruhi pemikiran perdana menteri Inggris Tony Blair, perdana menteri Belanda Jan Peter Balkenende, dan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Barack Obama.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close