People Innovation Excellence
 

Revolusi Mental Ataukah Renaisans? [Bagian 1]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Renaissance sering dimaknai sebagai “kelahiran baru” , yang dalam pengertian sempit sering disamakan dengan fenomena antusiasme baru dalam sastra klasik dan seni yang bermunculan di Italia menjelang penutupan abad Pertengahan, dan berlanjut sampai abad keenam belas yang memunculkan budaya baru di Eropa. Namun secara substansial renaissance (renaisans) adalah gerakan intelektual yang telah memberikan kontribusi yang begitu besar dan universal terhadap sejarah. Dibawah pengaruh kebangkitan intelektual banyak orang di Eropa Barat tidak lagi berpikir dan merasa seperti manusia abad pertengahan, akan tetapi mulai berpikir dan merasa sebagai manusia modern. Masyarakat dunia telah mengakui bahwa Renaissance dimulai di Italia. Mereka percaya bahwa letak Itali yang hampir sempurna, yaitu diantara Eropa Barat dan pantai Timur Mediterania. Italia menjadi penting sebagai pusat perdagangan dan sebagai pusat komersial, yang dengan kekayaannya itu telah membantu mempertahankan perubahan politik dan sosial yang terjadi pada saat itu. Florence telah menjadi pusat perbankan Italia pada abad 14. Selama abad ke-15, bank Medici mulai membuka cabang di kota-kota besar di Eropa. Selain meminjamkan uang, mereka juga beroperasi dalam bidang tambang, pabrik dan kegiatan komersial lainnya. The Medici Bank, yang dimiliki oleh Cosimo de Medici ( dikenal juga sebagai Cosimo Elder) berhasil mengakumulasi keuntungan besar dan menggunakan sebagian keuntungannya tersebut untuk membiayai kegiatan budaya dan kegiatan politik. Berdasarkan kisah ini, Frans Johansson menulis buku dengan judul the medici effect, dengan meminjam nama tokoh Cosimo de Medici, sebagai inspirasi untuk melakukan inovasi secara revolusioner. Menurut Frans Johansson, berkat keluarga Medici inilah – yang juga didukung oleh keluarga lainnya – para pematung, ilmuwan, penyair, filsuf, ahli keuangan, pelukis dan arsitek berkumpul di kota Florence. Mereka bertemu dan saling belajar dan meruntuhkan pembatas-pembatas antara berbagai disiplin dan budaya. Bersama-sama mereka menempa suatu dunia baru berdasarkan gagasan-gagasan baru, yang kemudian dikenal sebagai renaisans. Kota Florence menjadi episentrum ledakan kreatif dan menjadi salah satu era yang paling inovatif dalam sejarah. Atas dasar fakta sejarah ini, apakah melalui revolusi mental bangsa kita juga bisa terus menggulirkan gagasan-gagasan luar biasa seperti di masa renaisans dan memanfaatkannya untuk perubahan mental baik individu, kelompok maupun organisasi dan bahkan negara? Kalau di Itali ada efek Medici, kenapa di abad ini kita tidak sekalian mencetuskan efek Jokowi? Efek Medici telah memperlihatkan kepada kita, tentang bagaimana menemukan gagasan-gagasan “titik temu” berbagai disiplin ilmu dan budaya sebagai tempat yang penuh energi bagi kreativitas dan bagaimana menggunakannya untuk membangkitkan gagasan-gagasan luar biasa, mengejutkan dan inovatif untuk kepentingan negara.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close