People Innovation Excellence
 

Revolusi Mental Ataukah Renaisans? [Bagian 5]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Namun pada sisi yang lain, perlu juga disadari oleh para pemimpin bahwa adanya suatu perbedaan dan keragaman adalah juga merupakan potensi konflik. Oleh karenanya, para pemimpin dan para pemangku kepentingan tentunnya perlu waktu untuk mengkaji dan mempelajari batas-batas toleransi dalam suatu proses kolaboratif. Dengan demikian dalam hal mengelola konflik diperlukan cukup waktu untuk membangun kembali kepercayaan dan hubungan yang positif serta menciptakan suasana kerja yang kreatif. Membangun suatu komitmen sejati dan otentik dalam kolaborasi adalah langkah awal menuju jalan kesuksesan, seperti kata pepatah “tak mengapa lambat di awal, namun berhasil di akhir”. Memang tidak selalu mudah untuk menciptakan ruang yang benar-benar kolaboratif. Para pemimpin boleh jadi sulit untuk melepaskan kendali kekuasaannya untuk mempengaruhi hasil. Padahal untuk menciptakan situasi yang kondusif-kolaboratif, para pemimpin perlu mendorong orang lain untuk maju dan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya secara positif. Dibutuhkan sikap yang saling menghargai terhadap pandangan orang lain, sehingga mampu memahami dilema yang kompleks dan secara bersama-sama dapat saling menciptakan solusi kreatif. Salah satu cara untuk menghasilkan perubahan yang nyata, maka para pemimpin perlu mengadopsi pola pikir dan dialog yang sama sekali berbeda dalam pendekatan kolaboratif, yaitu dengan menguji sesuatu yang berbeda secara bersama-sama dan tidak hanya memberitahu pada orang lain tentang bagaimana kolaborasi harus dilakukan. Kita percaya bahwa satu-satunya cara untuk belajar bagaimana berkolaborasi adalah dengan melakukan kerja sama, mencoba, bereksperimen, menjelajahi, belajar, berbagi, dan menjadi bagian dari dialog atau diskusi kolaboratif. Yang terpenting dari kolaborasi adalah tercapainya suatu titik temu. Melalui kolaborasi kita dapat menguraikan tantangan-tantangan unik yang kita hadapi dan bagaimana mengatasinya, yang berbeda dengan cara-cara yang sudah ada, dan mempersiapkan diri dengan adanya berbagai perbedaan. Orang-orang yang terlibat didalam pencarian titik temu tersebut, diharapkan berhasil menghubungkan bidang-bidang yang menghasilkan wawasan kreatif yang baru. Inovasi titik temu dapat mengubah dunia dengan loncatan menuju arah baru. Ide dari titik temu biasanya dapat meretas jalan untuk sebuah bidang baru, dan karenanya para penemunya akan menjadi pemimpin dibidang yang mereka ciptakan. Sebetulnya inovasi titik temu tidak memerlukan banyak keahlian seperti pada inovasi terarah, justru inovasi titik temu dapat terjadi oleh orang-orang yang tidak kita duga sebelumnya. Meskipun inovasi titik temu bersifat radikal, namun ia dapat bekerja dalam skala besar maupun kecil.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close