People Innovation Excellence

Analisis Strategik dan Sinergi [Bagian 5]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Dengan adanya analisis jabatan atau pekerjaan para atasan akan memiliki suatu gambaran yang jelas tentang jenis kandidat yang mereka butuhkan untuk mengisi suatu posisi. Begitu pula halnya seorang manajer sumber daya manusia dapat dengan mudah mengidentifikasi lowongan pekerjaan yang perlu dipromosikan. Misalnya, jika kita membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi posisi entry-level untuk keahlian desain grafis, maka seorang HR manager dapat mempromosikan kebutuhan akan posisi tersebut di papan lowongan kerja yang terpampang di suatu perguruan tinggi atau mengikuti sutu pekan “job-fair” di kampus. Berbeda ketika kita sedang mencari seorang desainer grafis yang terampil dengan pengalaman lebih dari lima tahun, seorang HR manajer mungkin akan menjangkau organisasi profesional dan menempatkan posting kebutuhan tenaga kerja pada papan alumni yang berada di kampus-kampus dan jaringan profesional lainnya. Dengan demikian kita dapat menghemat waktu dan biaya untuk mendapatkan calon pekerja yang memenuhi syarat.
Berbagai upaya telah dilakukan para pemimpin untuk mencapai suatu tim kerja atau organisasi yang sinergik. Mereka akan mengintensifkan berbagai pertemuan atau brainstorming untuk mencari cara-cara berkolaborasi secara lebih efektif. Tim kerja lintas-bisnis dapat dibentuk untuk mengembangkan rencana kunci, dengan mengkoordinasikan pengembangan produk dan menyebarkan praktik kerja terbaik. Mereka dapat mengembangkan sistem insentif bagi para manajer, para pekerja, pemasok dan pelanggan yang diformulasikan ke dalam skema kompensasi yang kompleks. Disamping itu mereka juga dapat mengubah SOP dan melakukan reshuffle organisasi untuk mengakomodasikan tuntutan baru dan mempertajam posisi manajerial dalam lintas unit organisasi.
Namun berdasar hasil pengamatan beberapa tahun terakhir, kita sering menemukan bahwa inisiatif membangun sinergi organisasi hasilnya malah jauh dari harapan manajemen. Sebagian organisasi ada yang melakukannya dengan aktivitas yang cepat namun kemudian perlahan-lahan mereda. Pada sisi lain, kata-kata sinergi hanya menjadi embel-embel organisasi tanpa pernah berupaya untuk memenuhi tujuan substansialnya. Harus diakui bahwa mengejar sinergi organisasi dapat menyita biaya yang cukup besar pula. Hal tersebut sering mengalihkan perhatian para manajer sehingga menggeser inisiatif lain yang mungkin menghasilkan manfaat nyata. Adakalanya, program pembentukan sinergi organisasi malah menjadi bumerang, misalnya hubungan dengan para pelanggan malah terganggu, merusak citra merek, atau bahkan merusak semangat kerja. Pendek kata, berbagai upaya sinergi pada akhirnya malah bisa melumpuhkan nilai yang sudah terbangun ketimbang menciptakan nilai baru.
Dengan melihat berbagai kegagalan tersebut, dibutuhkan pemikiran dan cara pandang baru tentang sinergi. Ketimbang mengasumsikan sikap optimisme bahwa sinergi itu memang ada, dapat dicapai, dan akan bermanfaat, maka sebaiknya para eksekutif organisasi mengambil sudut pandang yang lebih seimbang atau bahkan skeptis tentang kemampuan sinergitas organisasi mereka. Artinya para eksekutif perlu menghindari pemborosan sumber daya berharga untuk program sinergi yang mustahil berhasil. Mungkin lebih baik bagi mereka untuk lebih memahami di mana letak sinergi sejati atau sesungguhnya yang ada pada organisasi mereka.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close