People Innovation Excellence

Analisis Strategik dan Sinergi [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Kata sinergi berasal dari kata Yunani “synergos”, yang berarti “bekerja bersama-sama.” Dalam kosakata bisnis, sinergi mengacu pada kemampuan dari dua atau lebih unit organisasi untuk menghasilkan nilai lebih ketimbang mereka bekerja secara terpisah. Sebagian besar sinergi bisnis mengambil salah satu model dari enam bentuk dibawah ini, yakni:
1. Berbagi pengetahuan dan keterampilan
Berbagai unit dalam organisasi sering mendapat manfaat dari berbagi pengetahuan atau keterampilan. Dengan hal tersebut mereka dapat meningkatkan kinerja mereka dengan menggabungkan berbagai wawasan mereka ke dalam proses, fungsi, atau wilayah geografis bisnis tertentu. Proses berbagi pengetahuan dan ketrampilan dapat ditulis dalam manual atau dalam pernyataan kebijakan dan prosedur, meskipun dalam kenyataannya kegiatan ini sering berjalan secara diam-diam bahkan tanpa dokumentasi formal. Suatu nilai dapat digali dengan mengekspos prestasi kerja seseorang yang memiliki cara berbeda dalam menyelesaikan pekerjaan. Kenyataan bahwa banyak organisasi yang ingin meningkatkan kompetensi inti dan berbagi praktik kerja terbaik mereka, yang mencerminkan kesadaran tentang pentingnya berbagi pengetahuan dan ketrampilan untuk tujuan ini.
2. Berbagi sumber daya
Berbagai unit organisasi bisnis sering memiliki banyak dana, aset fisik atau sumber daya. Dengan memanfaatkan fasilitas manufaktur dan laboratorium litbang misalnya, mereka dapat menghindari upaya duplikasi dan memperoleh manfaat dari skala ekonomi. Organisasi sering membenarkan praktek akuisisi bisnis dengan menunjuk pada sinergi yang bisa diperoleh melalui berbagi sumber daya.
3. Negosiasi bersama
Dengan menggabungkan proses pengadaan, unit organisasi yang berbeda dapat memperoleh pengaruh yang lebih besar atas pemasok, sekaligus mengurangi biaya atau bahkan meningkatkan kualitas barang. Melalui negosiasi bersama dengan pemangku kepentingan lainnya, seperti pelanggan, pemerintah dan pihak lainnya, suatu manfaat atau keuntungan bersama dapat diperoleh secara dramatik.
4. Strategi terkoordinasi
Dalam rangka mencapai keuntungan bisnis, adakalanya organisasi perlu menyelaraskan strategi dari dua atau lebih unit bisnisnya. Misalnya dengan berbagi pasar antar unit organisasi untuk mengurangi kompetisi. Demikian pula halnya, memberi tanggapan terkoordinasi terhadap pesaing dapat menjadi cara yang ampuh dan efektif untuk melawan ancaman kompetisi. Meskipun strategi terkoordinasi secara prinsip menjadi sumber sinergi yang penting, namun pada kenyataannya hal ini sulit untuk dicapai. Menjaga keseimbangan yang tepat antara intervensi korporasi dan otonomi unit bisnis tidaklah mudah.
5. Integrasi vertikal
Mengkoordinasikan aliran produk atau jasa dari satu unit ke unit yang lain dapat mengurangi biaya persediaan, kecepatan pengembangan produk, meningkatkan utilisasi kapasitas, dan meningkatkan akses ke pasar. Dalam industri proses seperti petrokimia dan hasil hutan, suatu integrasi vertikal yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan manfaat yang sangat besar.
6. Gabungan bisnis baru
Penciptaan bisnis baru dapat difasilitasi dengan menggabungkan pengetahuan dari unit yang berbeda, dengan mengekstraksi kegiatan diskrit dari berbagai unit dan menggabungkan kesemuanya kedalam suatu unit baru, atau dengan membentuk usaha patungan internal maupun aliansi. Adanya kepentingan dunia usaha untuk melakukan regenerasi dan pertumbuhan organisasi, maka penggabungan ini merupakan alternatif yang dapat ditempuh.

Bagaimanapun kita harus percaya bahwa sinergi dapat memberikan dorongan besar untuk pengembangan sebagian besar organisasi. Adapun tantangannya adalah bagaimana memisahkan antara peluang nyata atas ilusi yang dianut. Namun dengan pendekatan yang lebih disiplin, para eksekutif dapat mewujudkan nilai yang lebih besar dari manfaat program sinergi, bahkan jika itu dilakukan melalui upaya dan inisiatif yang lebih hemat.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close