People Innovation Excellence

Mengubah Budaya Organisasi [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Keberadaan misi, visi, tujuan dan nilai-nilai yang berlaku perlu dikaji kembali, misalnya dengan mempertanyakan lima nilai yang paling penting yang dapat mewakili nilai budaya organisasi kita. Apakah kelima nilai tersebut kompatibel dengan budaya organisasi yang ada saat ini? Apakah nilai-nilai tersebut memang hadir saat ini? Jika tidak, mengapa nilai-nilai yang begitu penting tidak berusaha dicapai?
Dengan demikian kita tidak dapat mengubah budaya organisasi tanpa mengetahui di mana organisasi kita berada dan unsur-unsur budaya organisasi apa yang saat ini perlu berubah? Apakah unsur-unsur budaya tersebut terbukti mendukung keberhasilan organisasi atau tidak? Sebagai contoh, kita menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membiarkan anggota tim kerja kita bekerja dengan cara yang kita anggap salah, padahal kita dapat menentang alasan dan asumsi anggota tim rekan kerja kita yang keliru, namun koreksi demikian tidak pernah dilakukan, karena khawatir terjadinya konflik. Atau dalam contoh lain, atasan kita dalam membangun kinerja tim terlalu mempromosikan agenda individual sehingga melupakan pentingnya fungsi kohesif dari keberadaan tim kerja kita. Secara tim agenda tersebut sering menciptakan suasana yang kontradiktif dalam membangun keutuhan kekuatan tim kerja. Atau misalnya, seorang manajer yang tertunda membuat keputusan karena menunggu restu dari pihak pemilik (owner), padahal ia harus terus bergerak maju sesuai dengan rencana.
Menghadapi situasi yang demikian, organisasi harus membuat rencana untuk memastikan bahwa budaya organisasi yang diinginkan bisa menjadi kenyataan. Tentu saja adalah lebih sulit untuk mengubah budaya organisasi yang sudah ada ketimbang menciptakan budaya dalam suatu organisasi yang baru. Dalam budaya organisasi yang sudah mapan, para pekerja harus melupakan nilai-nilai, asumsi, dan kebiasaan lama, sebelum mereka dapat belajar dengan nilai atau budaya yang baru. Dua unsur yang paling penting untuk menciptakan perubahan budaya organisasi adalah dukungan dari para eksekutif dan melalui pendidikan informal (pelatihan). Pertama, para eksekutif dalam organisasi seyogyanya mendukung perubahan budaya, tidak hanya dengan dukungan verbal semata. Mereka juga harus menunjukkan dukungan perilaku agar terselenggara perubahan budaya. Sebagaimana disinggung diatas, para eksekutif yang memimpin perubahan perlu mengubah perilaku mereka sendiri sebelum mengubah perilaku orang lain. Hal ini sangat penting bagi para eksekutif dalam mendukung perubahan secara konsisten. Kedua, sebagaimana telah disinggung bahwa perubahan budaya akan tergantung pada perubahan perilaku, maka para anggota organisasi dengan jelas perlu memahami apa yang diharapkan dari mereka, dan mengetahui ketetapan untuk melakukan perilaku baru. Dengan demikian, suatu pelatihan dapat sangat berguna untuk mengkomunikasikan dan mengajarkan perilaku baru.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close