People Innovation Excellence

Pengembangan Organisasi Melalui Efektivitas Tim Kerja [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Para manajer adalah orang yang mengarahkan organisasi untuk sampai pada tujuan. Adapun manajemen adalah sistem yang mengelola proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengendalikan upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Disamping mempertahankan kendali atas organisasi, para manajer juga perlu memiliki kemampuan untuk memimpin, menginspirasi dan mengarahkan setiap orang yang berada di sekitar mereka. Dalam suatu organisasi bisnis, para pemegang saham akan memilih dewan direksi untuk mewakili kepentingan mereka. Seorang direktur utama akan ditunjuk untuk bertanggung jawab secara keseluruhan untuk menjalankan roda organisasi. Dengan bantuan para direksi mereka akan menunjuk para manajer untuk menjalankan organisasi. Jenis manajer yang ditunjuk akan tergantung pada struktur organisasi yang tersedia. Kemungkinan suatu struktur akan mencakup, yakni:
1. Manajer regional ketika sebuah organisasi beroperasi secara regional;
2. Manajer fungsional ketika sebuah organisasi dibagi menjadi berbagai fungsi, misalnya operasi, pemasaran, sumber daya manusia dan keuangan;
3. Manajer departemen, ketika sebuah organisasi dibagi menjadi berbagai departemen; dan
4. Manajer umum, baik untuk unit kantor atau pabrik dimana mereka harus melapor pada para atasannya;
Para manajer dalam sebuah organisasi akan diberikan area tanggung jawab. Biasanya mereka akan memiliki lingkup sasaran dan tujuan berupa target organisasi dan tujuan secara keseluruhan. Para manajer biasanya bertanggung jawab untuk membangun, memprioritaskan, dan memastikan bahwa tujuan dapat tercapai. Yang dimaksud adalah membangun kerangka atau pola kerja dalam rentang tanggung jawabnya, misalnya dengan mengkomunikasikan target, tujuan dan hasil kepada orang-orang yang bekerja disekeliling mereka. Disamping itu mereka akan menetapkan pengaturan administrasi untuk memantau dan memastikan bahwa anggaran terserap dengan baik. Mereka juga dituntut untuk menggunakan sumber daya keuangan dengan cara yang terbaik bagi organisasi sejalan dengan besaran keuntungan dan target hasil atau volume penjualan. Demikian pula, mereka akan dituntut untuk memastikan bahwa bahan baku digunakan dengan cara yang paling produktif dengan limbah minimum, serta menggunakan mesin dan peralatan yang paling tepat, untuk dipertahankan, diganti dan diperbarui jika diperlukan. Mereka juga dituntut untuk melakukan efisiensi dalam penggunaan waktu, disamping memastikan bahwa tempat kerja yang digunakan aman dan digunakan dengan cara yang paling baik. Mereka juga dituntut untuk menggunakan teknologi pengolahan informasi yang paling efektif.
Tentunya terdapat sejumlah cara untuk mengukur efektivitas organisasi. Bahkan kunci ukuran efektivitas atau keberhasilan organisasi sering kontroversial. Sebagian organisasi mungkin lebih fokus pada aspek pendapatan (revenue), laba (profit), dan pertumbuhan (growth) sebagai “kunci” ukuran keberhasilan. Namun, pengukuran yang hanya bertumpu pada ketiga aspek tersebut tidak dapat mengungkap apa yang terjadi dalam organisasi dan tidak akan memberikan informasi tentang “wholestory” prospek organisasi kita. Pendapatan tidak dapat mengatakan apa-apa tentang organisasi kita. Pendapatan bisa naik karena penjualan aset atau diskon yang menguntungkan. Pendapatan yang menguntungkan memang penting, namun keuntungan adalah sederet urutan akuntansi yang penuh dengan penyusutan, amortisasi dan dampak dari pungutan pajak. Suatu pertumbuhan memang terdengar besar, akan tetapi bisa juga menyembunyikan kegagalan produk. Jadi matrik apa yang perlu dikembangkan untuk mengukur keberhasilan organisasi?


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close