People Innovation Excellence

Urgensi Kepemimpinan Organisasional Abad 21 [Bagian 6/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Namun Henry Mintzberg telah menulis bahwa sifat pekerjaan manajerial terasa tidak ada perubahan dalam 40 tahun terakhir ini. Atau dengan meminjam sarkasme terkenal dari Francis Fukayama, bahwa kita telah sampai pada “akhir sejarah” kemajuan ilmu manajemen. Tentu saja terdapat beberapa validitas untuk memberi argumen bahwa hukum dasar perilaku manusia tidak akan berubah. Akan tetapi praktek manajemen sangat tergantung pada konteks, dan sebagian sifat organisasi bisnis telah berkembang dan demikian pula halnya dengan manajemen. Yang jelas, kita tengah berada di titik puncak penciptaan model yang sama sekali baru dalam bidang manajemen, terutama karena adanya revolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Argumen diseputar desentralisasi dan pemberdayaan telah diperdebatkan selama waktu yang sangat lama. Setiap generasi penulis manajemen, termasuk tokoh-tokoh seperti Peter Drucker, Gary Hamel, Rosabeth Moss Kanter, dan Sumantra Ghoshal, telah memberikan pendapat dengan versi mereka sendiri tentang prediksi perubahan revolusioner pada tahun-tahun mendatang, dan tidak semua pendapat mereka adalah benar.
Pada akhirnya, kita hanya perlu mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang apa yang dimaksud dengan kepemimpinan dan manajemen dan mampu membantu membuat pilihan yang lebih baik. Dengan kembali pada definisi dasar manajemen – yakni tindakan untuk membuat orang bersama-sama mencapai tujuan yang diinginkan – kita bisa membingkai diskusi tentang kegiatan dan prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajemen yang lebih eksplisit. Dengan berbekal pemahaman baru ini, kita dapat membantu para manajer dan/atau pemimpin untuk membuat pilihan yang lebih baik dalam dunia yang selama ini mereka kenal, dan bukan menyarankan pada mereka untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Tentu saja kita telah memiliki pilihan model manajemen tentang bagaimana kita bekerja, menetapkan tujuan, memotivasi para pekerja, mengkoordinasikan, mengintegrasikan, mengsinkronkan dan menyederhanakan kegiatan (KISS), serta membuat keputusan. Namun sebagian besar organisasi memiliki pendekatan implisit untuk menentukan model pengelolaan organisasional mereka, yaitu bekerja dengan cara yang telah mereka warisi, atau apa yang mereka lihat di perusahaan lain. Sebaiknya kita berpandangan bahwa kita perlu bersikap lebih kritis terhadap pilihan-pilihan yang tersedia. Oleh karena itu kita perlu melibatkan empat langkah, yakni:
1. Memahami dengan baik. Kita perlu memahami secara eksplisit tentang prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajemen yang kita gunakan untuk menjalankan organisasi. Prinsip-prinsip tersebut jarang terperhatikan dengan seksama, dan sering dipahami hanya pada tingkat bawah sadar semata, padahal prinsip-prinsip tersebutlah yang mendorong proses dan praktek manajemen sehari-hari di tempat kita bekerja;
2. Mengevaluasi. Dalam hal ini kita perlu menilai apakah prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajemen yang diterapkan dalam organisasi kita cocok dengan lingkungan bisnis kita. Terdapat risiko yang terkait dengan penggunaan prinsip-prinsip tersebut, terutama perlu memahami pendapat pro dan kontra tentang prinsip masing- masing, sehingga kita perlu memilih prinsip tersebut dengan bijak (wisdom);
3. Melakukan revisi. Kita perlu mencari cara-cara kerja baru, dengan mempelajari contoh-contoh dari industri dan konteks yang berbeda; dan
4. Melakukan eksperimen. Sebaiknya kita siap untuk mencoba menjalankan praktek-praktek baru manajemen dengan cara yang berisiko rendah untuk melihat bagaimana cara baru tersebut bekerja.
Sayangnya, tidak ada buku resep untuk mengembangkan kepemimpinan dan manajemen yang efektif. Keempat langkah tersebut hanya merupakan panduan proses untuk mengevaluasi dan memikirkan kembali prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajemen, agar kita dapat belajar dari kesalahan masa lalu, sehingga kita dapat mengembangkan program pengembangan kepemimpinan dan manajemen yang efektif dan memenuhi kebutuhan. Pilihan yang tepat sepenuhnya akan tergantung pada kondisi dan peluang khusus yang dihadapi, dan kesediaan kita untuk bereksperimen dengan praktik-praktik yang baru. Dengan menelaah berbagai persoalan diatas, maka tantangan tentang bagaimana mengembangkan jalur dan jaringan pengembangan kepemimpinan dan manajemen berskala internasional, luas, dan mendalam yang menjangkau pada setiap tingkatan organisasi dapat terjawab.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close