People Innovation Excellence

Implementasi Strategi Samudra Biru [Bagian 1]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Bagi para pelaku bisnis atau para wirausahawan yang kerap memiliki minat dalam strategi dan model bisnis, mungkin dalam benaknya selalu akan bertanya mengapa suatun strategi dapat bekerja dengan baik dan mengapa strategi lainnya tidak. Dengan demikian, perhatian kita akan lebih tertuju pada organisasi bisnis yang telah berhasil melakukan sesuatu inovasi, dengan mencari tahu dan menyelidiki rahasia dibalik keberhasilan mereka. Salah satu yang cukup menyita perhatian para pelaku bisnis atau para wirausahawan belakangan ini adalah tentang konsep yang dikembangkan beberapa tahun yang lalu oleh W. Chan Kim dan Renée Mauborgne yang dikenal dengan namaBlue Ocean Strategy, suatu kosakata metafora bagi suatu organisasi bisnis dalammenciptakan ruang pasar yang belum dijamah. Jika kita membayangkan suatu organisasi bisnis sebagai pukat penangkap ikan di laut, tentu di pelabuhan atau dermaga banyak kapal pukat yang telah siap bersaing satu dengan lainnya untuk berebut ikan di laut. Mereka akan pergi berlayar ke samudra merah (red ocean), untuk mendapatkan bagian yang lebih besar dari wilayah laut yang tersedia. Dengan kata lain, mereka semua akan berjuang untuk ikan yang sama. Semakin mereka memasuki red ocean, maka semakin sulit mendapatkan keuntungan komersial, karena laut tidak memberi ruang yang lebih besar lagi bagi tangkapan ikan. Artinya permintaan konsumenakan tetap sama tetapi jumlah pemasok terus meningkat, sehingga persaingan berjalan sengit untuk memastikan dapat membawa banyak ikan dari laut ketika mereka kembali ke pelabuhan. Tak pelak lagi, bahwa akan terjadi perang harga, dan darah dapat tercecer dimana-mana sebagai akibat pertempuran dari strategi red ocean. Untuk itu para pihak yang bersaing perlu memikirkan dua skenario, yakni:

  1. Menyiapkan pukat baru yang belum pernah berlayar di laut dengan ketetapan hati akan menjelajah sendiri wilayah baru tak bertuan, tanpa harus memasuki wilayah red ocean; dan
  2. Dengan pukat yang selama ini digunakan bertarung pada red ocean memutuskan untuk berlayar keluar dari arena red ocean menuju wilayah baru yang belum terjamah, yang kemudian dinamakan sebagai blue ocean, karena ternyata banyak peluang ruang baru dalam hamparan laut biru yang luas.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close