People Innovation Excellence

Manajemen Keanekaragaman [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Telah banyak diakui bahwa manajemen kenekaragaman merupakan salah satu kunci untuk pertumbuhan pasar global yang sangat kompetitif saat ini. Organisasi harus mulai memperhitungkan kecerdasan budaya. Dengan kata lain, organisasi yang berusaha bertahan di pasar global saat ini perlu merangkul keanekaragaman dan menjadikannya sebagai pertimbangan utama dalam cara mereka berpikir, bertindak dan berinovasi. Organisasi perlu menyerap otentisitas budaya para pekerjanya kedalam model bisnis. Namun masih banyak pimpinan organisasi yang mengangkat masalah keanekaragaman hanya sebagai pemanis bibir saja, dan tidak benar-benar berjuang untuk hal itu. Tentu saja tidak ada yang bisa membeli keanekaragaman, karenanya organisasi perlu terus menggunakan pendekatan ini dengan otentik. Jika Kita tidak otentik maka para pelanggan dan para pekerja akan mempertanyakan kredibilitas dan kepemimpinan organisasi kita.

Pada organisasi bisnis Sodexo di Amerika Serikat misalnya, keanekaragaman telah tercermin dalam merek (brand) produk, sehingga merek Sodexo identik dengan keanekaragaman. Meskipun merek Sodexo bukanlah merek yang sangat terkenal, namun mereka telah mempelopori memasukkan ide keanekaragaman kedalam merek, sebagaimana sejumlah merek lain yang telah memasukkan unsur ramah lingkungan. Oleh karena itu suatu organisasi perlu memiliki konsep mengelola keanekaragaman untuk menanggapi kebutuhan para pelanggan dengan cara yang holistik. Sebagaimana diungkapkan oleh Kathy Hannan, “organisasi bisnis perlu mengambil pendekatan strategik jangka panjang untuk melibatkan keanekaragaman dan berbagai bakat. Mereka harus mendefinisikan peran mereka di pasar global. Kereta telah bergerak meninggalkan stasiun. Mungkin kita tidak tahu harus mulai dari mana dalam menggunakan strategi keanekaragaman kita, namun hal terpenting bahwa kita perlu untuk memulainya”.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close