People Innovation Excellence
 

Suatu Perpaduan Manajemen Timur dan Barat [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Perbedaan substansial juga dapat terlihat  dalam pengelolaan waktu dan  jadwal. Timur memiliki waktu yang polikromis (fleksibel)  sementara barat memiliki waktu  monokromis (ketat). Oleh karena itu para manajer proyek di Cina akan lebih mencurahkan perhatiannya tidak hanya pada tugas, akan tetapi pada  sumber daya yang bekerja di “atas”nya. Dalam pengelolaan proyek ala barat, aliran peristiwa harus mengikuti jadwal;  sementara untuk timur jadwallah yang  seharusnya mengikuti alur peristiwa. Oleh karenanya terdapat perbedaan  pendekatan substansial dalam melakukan  perencanaan dan pelaksanaan kerja. Di barat perencanaan akan  ditandai dengan ketat dan  rinci  serta  menghindari terjadinya perubahan; sementara di timur perubahan dapat diperlakukan sebagai aspek normal, sehingga jadwal akan  lebih terbuka  dan beradaptasi, sehingga rencana proyek pun akan  lebih erat berhubungan dengan persyaratan hubungan. Dengan kata lain, perencanaan di timur akan  mengalir pada peristiwa, sementara di  barat akan lebih  terfokus pada tahap perencanaan. Perbedaan budaya diatas mengarah pada praktik  bisnis yang berbeda – pada satu sisi merupakan sumber kejutan budaya – namun pada sisi  yang lain  merupakan titik awal untuk mengelaborasi prinsip-prinsip, yang dapat menghubungkan perbedaan budaya dalam lingkungan manajemen proyek.  Pengaruh budaya pada manajemen proyek cukup besar, namun,  terdapat  hambatan besar di pintu depan bangunan budaya yang cocok untuk proyek tertentu. Hambatan pertama, adalah  dibutuhkan banyak waktu untuk membangun budaya apapun. Di satu sisi, budaya pada dasarnya adalah semacam kebiasaan tak tertulis, yang hanya dapat dibudidayakan sedikit demi sedikit. Pada sisi yang  lain, proyek  merupakan usaha sementara, yang harus selesai pada batas waktu. Hambatan kedua,  bahwa suatu  proyek biasanya membutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dari pelbagai organisasi yang berbeda dan bahkan bangsa atau negara yang berbeda, sehingga sulit untuk menjembatani perbedaan kepentingan ini termasuk mencapai titik kesamaan  budaya. Oleh karena itu masing-masing perlu  mengadopsi beberapa prinsip yang stabil dan saling berbagi  untuk membangun beberapa jembatan yang  menghubungkan budaya yang berbeda.  Diantaranya adalah melalui langkah-langkah sebagai berikut, yakni: Langkah ke 1:  Menyusun  daftar karakteristik budaya yang berbeda. Salah satu contoh,  karakteristik budaya Cina yang suka mencari  “hubungan baik” sebagaimana pepatah konfusius yang mengatakan “orang-orang terhormat akan mencari hubungan baik, sementara para budak akan  mengambil keuntungan”;  Langkah ke 2: Mengetahui alasan dibalik perilaku yang  ditampilkan  berdasar karakteristik budaya. Misalnya,  perasaan malu dalam mengekspresikan kebutuhan dan/atau keinginan  mereka yang tidak diungkapkan secara langsung;  Langkah ke 3: Menemukan dan menentukan  faktor kunci sukses  yang  sangat penting dalam setiap daur hidup tahapan proyek. Sebagai contoh, ketika suatu tahapan dimulai, salah satu faktor kunci sukses utama adalah menentukan persyaratan stakeholders dengan  jelas; dan
Langkah ke 4:   Menemukan prinsip-prinsip yang sesuai untuk mempersempit kesenjangan yang ada. Sebagai contoh,  kuesioner lengkap harus disediakan oleh pelaksana proyek untuk memperjelas persyaratan dari para  pelanggan, sebagai prinsip yang digunakan selama tahap awal proyek.  Beberapa prinsip perlu diidentifikasi ketika berhadapan dengan proyek-proyek yang membutuhkan kerjasama.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close