People Innovation Excellence

Peran Baru Manajemen di Era Industri Moderen [Bagian 6]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Kereta kepemimpinan transformasional telah diluncurkan pada tahun 1980-an, dan bukanlah suatu kebetulan jika para pemimpin tranformasional kala itu telah mengambil alih peran manajer. Dimasa sebelumnya, para manajer sering dihubungkan dengan peran mengendalikan dan membatasi dalam konotasi yang kurang baik, padahal para manajer perlu memotivasi dan menginspirasi para pekerjanya. Kepemimpinan transformasional, bagaimanapun, masih merupakan gaya kepemimpinan yang menggunakan pengaruh sebagai kekuatan yang mengalir secara eksklusif melalui alur kepemimpinan top-down. Sementara para manajer moderen akan membantu para pekerja menemukan motivasi mereka melalui pembinaan. Para manajer diharapkan mampu membantu mengidentifikasi motivasi dan kekuatan mereka. Kemudian para manajer akan memberikan jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Hal tersebut hampir sama pada saat kita melakukan review bisnis strategik, dimana para manajer akan membantu para pekerja dalam menemukan kekuatan inti mereka dan kemudian membantu menyalurkan mereka pada fokus yang sesuai. Pada kepemimpinan transformasional dan manajer organisasi era industri saat ini masih berlaku pola pikir bahwa “atasan lebih tahu yang terbaik”, sehingga atasanlah yang menyuntikkan motivasi kerja secara searah melalui alur top-down.

Para manajer adakalanya lebih suka mempertahankan status quo dan menghalangi inovasi. Tuduhan ini mungkin lebih tepat sasaran jika dialamatkan pada para manajer organisasional di era industri gaya lama. Bagaimanapun tujuan dari para manajer adalah mencapai tujuan dengan cara terbaik melalui penggunaan sumber daya yang tersedia. Dengan demikian hampir semua organisasi memiliki dua tujuan, yakni: pertama, mengelola bisnis saat ini dengan menguntungkan dan menciptakan masa depan melalui inovasi. Kedua, untuk mendorong inovasi, para manajer moderen perlu bertindak, baik sebagai fasilitator maupun pembangun budaya. Mereka akan membawa orang dan sumber daya yang tersedia lainnya beserta mekanisme dukungan infrastruktur yang diperlukan untuk mendorong lahirnya pemikiran kreatif-inovatif.

Manajemen merupakan nakhoda inti dari kinerja organisasi. Namun hal apa yang tersisa dari kepemimpinan yang bisa dilakukan? Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi. Manakala para pekerja berupaya mempengaruhi orang lain untuk mengubah arah, maka kepemimpinan telah dipraktikan, apakah kepemimpinan itu dilakukan secara top-down ataupun bottom-up.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close