People Innovation Excellence

Peran Baru Manajemen di Era Industri Moderen [Bagian 7]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Untuk mencapai tingkat inovasi yang diperlukan bagi suatu keunggulan kompetitif, maka kita perlu untuk mencapai keseimbangan kekuasaan yang lebih baik di seluruh organisasi. Para pekerja perlu lebih terlibat penuh dalam membuat keputusan strategik, demikian pula dalam hal perencanaan dan pengorganisasian, mereka dapat melakukannya sendiri. Untuk mematahkan organisasi dari cengkraman seseorang (kriptokrat), maka para pekerja perlu berbagi informasi tentang pemikiran strategik. Martin Luther King, Jr. telah menunjukkan gaya kepemimpinan yang berbeda. Dia tidak memfasilitasi pertemuan bagi para pemangku kepentingan semata, namun dia berbicara langsung terhadap masyarakat umum. Dia telah menantang suatu status quo dan menyerukan perubahan. Dia telah mempengaruhi banyak orang untuk berubah, tanpa harus memutuskan sesuatu bagi mereka. Keunggulan kompetitif akan tergantung pada sejauh mana kita dapat membersihkan diri dari gagasan kepemimpinan dan manajemen abad industri ini. Para pekerja yang bebas berbagi tentang kepemimpinan dan manajemen, hanya terjadi dalam organisasi era industri moderen ini.

Kita dapat mendefinisikan manajemen sebagai tindakan sejumlah orang yang secara bersama-sama hendak mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan. Tentu saja terdapat banyak hal yang hilang pada definisi ini, yakni tidak menyebutkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, kepegawaian, pengendalian dan penganggaran; dan tidak pula menyebutkan unit bisnis atau korporasi; serta tentang hierarki atau birokrasi. Namun kita perlu mulai dari suatu titik sederhana, yang pada dasarnya manajemen adalah suatu usaha sosial, yang melibatkan sejumlah orang secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang akan sulit mereka capai jika hanya dilakukan secara sendirian saja.

Mengapa perubahan pandangan terhadap manajemen terjadi? Salah satu alasannya adalah bahwa cara kita berpikir dan berbicara tentang manajemen didasarkan pada bentuk manajemen abad lalu yang dipraktikkan pada organisasi di industri berskala besar. Semua pendekatan manajemen selalu difahami sebagai meningkatkan produktivitas, standardisasi dan kendali kualitas, dan hal itu dibangun di atas prinsip-prinsip hirarki, birokrasi dan imbalan ekstrinsik. Persoalannya adalah, bahwa cara tersebut tidak mampu lagi mendorong keberhasilan dalam sebagian besar sektor industri hari ini, kecuali jika mereka mampu lebih peduli dengan inovasi, kelincahan dan keterlibatan. Bagaimanapun sebagian besar dari kita masih suka menggunakan konsep-konsep manajemen organisasi era industri konvensional untuk membentuk cara kita memandang tentang kepemimpinan dan manajemen. Sebagian pakar lebih suka memisahkan pengertian antara manajer dan pemimpin. John Kotter melihat manajer sebagai orang-orang yang melakukan perencanaan, penganggaran, mengatur, dan mengendalikan. Sedangkan para pemimpin adalah mereka yang menentukan arah, mengelola perubahan, dan memotivasi orang. Warren Bennis melihat para manajer adalah mereka yang mempromosikan efisiensi, mengikuti aturan, dan menerima status quo, sementara para pemimpin justru fokus sebaliknya, yakni menantang aturan dan mempromosikan efektivitas. Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi secara sosial, sehingga dalam praktiknya berkaitan dengan sifat-sifat, gaya, dan perilaku individu yang menyebabkan orang lain bersedia mengikuti mereka. Sementara manajemen adalah tindakan yang membuat orang secara bersama-sama bersedia mencapai tujuan yang diinginkan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close