People Innovation Excellence

Filsafat Para Manajer [Bagian 2]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Bagi para manajer, perbendaharaan filsafat adalah suatu peti harta karun untuk pembangunan karakter. Tantangan filsafat bagi para manajer adalah bagaimana membuka peti harta karun tersebut dan memahat bongkahan berlian yang dikandungnya untuk konteks saat ini. Filsafat bagi para manajer, tidak bebas nilai,
karena diharapkan dapat meningkatkan prospek kualitas kehidupan yang lebih baik, sekalipun manfaatnya sulit dihitung, namun kegunaannya diakui tak terbantahkan. Berbagai kemungkinan pada manusia – selaku manajer – terus berkembang, diantaranya ia harus menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit tentang dampak dan kegunaan. Karenanya para manajer yang berfikiran filosofi harus mampu menentukan warna berfikir filosofisnya, karena tidak semua kausalitas bersifat sama. Seorang manajer yang berfikir filosofis seharusnya tidak menganggap dirinya hanya sebagai pelatih untuk peningkatan kinerja semata, tetapi harus memandang manusia sebagai suatu yang berkembang, bermartabat, memiliki kebebasan dan keadilan. Mereka perlu menyadari kekuatan ide-ide yang baik atau buruk, tentang bagaimana suatu ide yang baik di tangan orang yang buruk, tentang godaan kekuasaan, kesombongan, dan kemampuan manusia untuk menipu diri sendiri. Titik utama filsafat bagi para manajer adalah untuk menghasilkan pengaruh demi kebaikan. Tidak perlu ada konflik apriori dalam hal ini. Sebaliknya, sebagaimana pendapat pemenang Nobel Edmund Phelps yang mengungkapkan visi “ekonomi yang baik”, sebagai konsepsi humanis dari kehidupan yang baik yang akan membawa kita jauh ke arah pembenaran atas dukungan masyarakat pada ekonomi kewirausahaan inovatif. Dalam dimensi self-leadership, filsafat bagi para manajer harus membantu manajer untuk mencapai gambaran cermin terbaiknya. Para manajer harus mampu menginspirasi dan mengembangkan kehidupan sebagaimana penciptaan sebuah karya seni, melalui pembinaan dan asuhannya (Michel Foucault dan Pierre Hadot), yang dalam hal ini filsafat sangat kaya akan sumber daya untuk melakukannya.
Filsafat bagi para manajer mampu menyajikan penyebab kehidupan yang baik, sebagai bentuk praktik filosofis positif guna meningkatkan kehidupan, dan sejumlah upaya pikiran untuk berhubungan kembali dengan masalah dasar kemanusiaan dan perjuangan dasar manusia yang lainnya. Filsafat untuk para manajer adalah filosofi hidup, atau dengan kata lain, inti dari filsafat untuk manajer adalah mengembangkan filosofi hidup, sebagaimana tertuang pada tiga bidang area filosofi diatas, yakni kepemimpinan diri, memahami keutuhan, dan aktivitas dalam lingkungan yang kompleks dan terintegrasi ke dalam fokus. Filosofi para manajer harus memiliki dampak dinamis pada ke tiga area tersebut yang sangat penting bagi kehidupan manajer. Filsafat akademik dalam berbagai formatnya mungkin tidak banyak berguna bagi para manajer karena kurang bersentuhan dan berkomunikasi dengan aspek-aspek manajerial. Penciptaan ruang untuk konsep dan kata-kata baru merupakan inti dari filsafat, seperti yang ditekankan oleh Deleuze dan Guattari, terutama bahwa filsafat bagi manajer tidak pernah puas dengan wacana filsafat akademik semata. Yang perlu dikembangkan adalah wacana inspiratif, sebagaimana dikembangkan Kierkegaard, Nietzsche, atau Pascal, yang didorong oleh nafas pemikiran hebat masa lalu, dimana filsafat adalah panggilan para manajer untuk berfikir secara lebih serius, melampaui apa yang dibutuhkan oleh tantangan profesional yang perlu segera dihadapi oleh para
manajer saat ini. Ringkasnya, filsafat bagi para manajer adalah inspirasi bagi manajer untuk menguraikan suara dan seluk-beluk pemikiran sendiri. Filsafat bagi para manajer adalah tindakan pemberdayaan melalui bidang pemikiran, sebagai gairah abadi manusia yang luar biasa yang tidak mudah dibelokkan oleh pola pikir dan perspektif dangkal dan sempit.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close