People Innovation Excellence

Kebijakan Bisnis [Bagian 6/Selesai]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Nilai-nilai dan filosofi yang mendasari prinsip kebijakan sebaiknya adalah komitmen untuk menyediakan pelayanan yang berkualitas, sebagai prinsip paling penting untuk membangun keanggotaan dan partisipasi. Para anggota yang merasa puas mungkin akan terus berpartisipasi, memberikan kontribusi kepada organisasi dan bahkan bersedia memperbaharui keanggotaannya setiap tahun.
Sampai saat ini, tidak ada metode pengganti untuk survei, penelitian dan konsultasi dalam mengembangan kebijakan yang efektif. Guna mencapai tujuan strategikal dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan organisasi, beberapa langkah perlu dilakukan, yakni:
• Menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk para pekerja;
• Melakukan survei; dan
• Meningkatkan “budaya perbaikan” secara terus-menerus.
Upaya strategikal dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan melalui pendekatan manajerial dan sumber daya yang dimiliki adalah :
• Melaksanaan praktik konsultasi dan proses perencanaan yang adekuat;
• Memberikan peluang bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar lebih terampil dan profesional;
• Melembagakan program manajemen risiko; dan
• Pemeliharaan catatan dan database untuk membantu proses manajemen dalam pengambilan keputusan.
Kegagalan dalam merumuskan kebijakan dapat terjadi karena kurangnya konsultasi dengan berbagai pihak yang akan terpengaruh atau yang akan menerapkan kebijakan tersebut. Dalam konteks ini, termasuk kurangnya komunikasi diantara orang-orang yang terlibat atau dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan. Kegagalan juga bisa terjadi karena ketidakmampuan dalam menentukan masalah atau isu yang penting, atau sebaliknya karena terlalu menyederhanakan masalah atau isu tersebut. Begitu juga para pembuat kebijakan acapkali tidak dapat mencapai kesepakatan atas fakta-fakta dasar. Seringkali juga para pembuat kebijakan melakukan interpretasi yang bias tentang konsultasi, survei, penelitian yang mempengaruhi proses perumusan suatu kebijakan. Begitu juga, para pembuat kebijakan sering mengambil posisi yang berbeda dan saling bertentangan mengenai aspek-aspek kunci dari kebijakan. Adakalanya juga, terjadi perubahan pemain kunci perumus kebijakan di tengah-tengah proses pengembangan kebijakan sebelum kebijakan tersebut selesai. Disamping kurangnya pemahaman tentang pentingnya kebijakan dalam pengelolaan suatu organisasi.
Semua organisasi perlu mengembangkan dan mengkomunikasikan kebijakan. Bagaimanapun, karena suatu keputusan dalam suatu organisasi dibuat sepanjang waktu dalam setiap situasi yang baru, dan adakalanya sering terjadi tidak ada pedoman kebijakan sebelumnya. Keputusan tersebut dibuat oleh orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam kapasitas mereka sebagai manajer, anggota komite, anggota dewan direksi, para eksekutif, dan lain sebagainya. Ketika keputusan dibuat dan tindakan apa yang harus diambil dalam situasi tertentu, maka setiap keputusan dan tindakan tersebut perlu didokumentasikan, dengan:
• Menulis dan merekam untuk referensi di masa mendatang; dan
• Mengkomunikasikan kepada semua orang agar menyadari pentingnya kebijakan baru.
Dengan demikian, menulis dan mendokumentasikan suatu kebijakan baru sangat diperlukan. Jika hal ini tidak dilakukan, maka kemungkinan akan terjadi kebingungan tentang keputusan yang dibuat dan disepakati dan tindakan apa yang perlu diambil.
Setidak-tidaknya setiap keputusan yang berkenaan dengan kebijakan perlu dicatat dalam risalah rapat dimana hal tersebut dibuat. Karena sangat mungkin bahwa anggota organisasi, para pelanggan, dan stakeholders membaca notulen rapat.
Oleh karena itu para pembuat kebijakan baru perlu menemukan cara untuk mengkomunikasikan setiap hasil yang dicapai dalam merumuskan suatu kebijakan. Adapun metode untuk mengkomunikasikan kebijakan dapat dilakukan dengan berbagai langkah, yakni:
• Memuatnya dalam suatu papan pengumuman;
• Mengirim ke anggota lain melalui email atau surat-menyurat;
• Memasukkan ke situs organisasi untuk diunduh;
• Ditampilkan pada newsletters;
• Memasukkan ke dalam “buku pegangan anggota”; dan
• Dimuat dalam panduan kebijakan yang disimpan di kantor induk organisasi.
Suatu panduan kebijakan merupakan cincin pengikat yang akan mengumpulkan semua kebijakan bersama-sama di satu tempat. Setelah panduan kebijakan tersedia, maka setiap orang dapat memiliki kesempatan untuk mencari suatu kebijakan yang berkenaan dengan masalah atau isu tertentu, dan bahkan kemudian dapat mengikuti serangkaian pelatihan yang terkait dengannya.
Suatu perubahan undang-undang dapat menciptakan suatu kebutuhan untuk membuat kebijakan baru atau mengubah kebijakan yang sudah ada. Perubahan terbaru tentang undang-undang perpajakan misalnya, dapat mengubah kebijakan tentang impor bahan baku dan komponen lainnya. Tersedia banyak informasi di internet tentang perubahan peraturan dan undang-undang, bukan hanya tentang pajak, akan tetapi peraturan dan undang-undang apapun yang dapat kita unduh secara penuh atau cukup dilihat pada monitor komputer pribadi saja.
Last but not least, hal terpenting disini adalah seyogyanya kita tetap mencari bantuan kepada pihak lain untuk menganalisis, mendiagnosis dan bahkan mendefinisikan masalah atau isu dalam merumuskan suatu kebijakan. Masalah yang tidak berhasil didefinisikan dengan baik, akan sulit dicarikan solusi dan/ atau resolusinya. Konsultasi dan diskusi dengan semua pihak dapat digunakan untuk mengumpulkan ide-ide dari para peserta rapat tentang sifat dan hakikat masalah, isu atau fenomena dan bagaimana hal tersebut semampu mungkin dapat dipecahkan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close