People Innovation Excellence

Kepemimpinan Inovatif Stratejikal [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Suatu perubahan yang direncanakan pada hakikatnya terkait dengan kebijakan manajemen, dimana dalam hal ini manajemen merencanakan upaya yang disengaja untuk membuat sesuatu terjadi. Untuk itu, komitmen yang kuat dan pendekatan sistematik sangat diperlukan, dan yang paling penting adalah adanya landasan berupa misi dan tujuan organisasi yang dinyatakan secara eksplisit. Suatu perubahan dalam organisasi dapat mempengaruhi strategi, tugas, atau faksi dalam organisasi. Ada berbagai jenis perubahan yang selaras dengan sifat organisasi dan lingkungannya, namun organisasi juga dapat mengadopsi suatu perubahan kecil atau bertahap, atau bahkan bisa juga melakukan perubahan radikal dalam skala yang luas dan kompleks, melalui transformasi yang radikal pula. Kita pernah membahas tiga fase perubahan organisasi yang biasa diadopsi, yaitu pencairan (unfreezing), aktivasi dan pembekuan kembali (activation and refreezing). Unfreezing adalah mengubah sikap dan perilaku para pekerja dan lingkungan kerja mereka. Hal ini merupakan jenis perubahan yang sangat penting yang memerlukan perubahan yang terstruktur dengan mengelola perubahan sikap dan perilaku para pekerja secara bersamaan, dan dalam kegiatan keterlibatan pemimpin adalah penting sekali. Dibutuhkan juga suatu komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mendukung visi atau aspirasi bersama. Activation adalah fase berikutnya dimana pimpinan puncak suatu organisasi mengidentifikasi, memformulasikankan, dan mengimplementasikan strategi yang tepat. Pada fase ini juga penting diputuskan tentang strategi perubahan, apakah dilakukan secara bertahap atau secara radikal. Dalam hal ini, visi pemimpin juga sangat penting dalam merumuskan dan mengimplementasi strategi. Setiap strategi dirumuskan dalam fase aktivasi atau menggerakkan suatu perubahan. Langkah terakhir adalah fase pembekuan kembali (refreezing) dimana para pemimpin membantu menstabilkan kembali suatu perubahan sehingga menjadi terintegrasi kedalam situasi status quo. Langkah terakhir ini merupakan hal paling penting untuk dipahami oleh para pemimpin. Karena jika upaya refreezing ini kurang lengkap atau kurang sempurna, maka suatu perubahan yang lebih efektif perlu dilanjutkan. Bagaimanapun, suatu perubahan adalah suatu siklus, dimana suatu pembekuan kembali (refreezing) dapat mendorong kemungkinan perubahan lebih lanjut.
Tentu saja, suatu kualitas kepemimpinan sangat penting bagi perubahan organisasi, khususnya dalam menangani resistensi, kebingungan, eksplorasi dan komitmen manajemen. Terdapat sejumlah perilaku yang diprediksi terkait dengan tahapan perubahan, dimana para pemimpin yang efektif akan memandang perubahan dengan cara yang efisien dan merespon hal tersebut dengan tepat agar mendapat dukungan dan komitmen segera dari tim kerja. Begitu juga para pemimpin perlu melakukan perubahan terencana dan
konstruktif, khususnya yang berkaitan dengan penanganan reaksi emosional manusia.
Secara singkat, perubahan organisasi merupakan upaya sengaja yang dilakukan oleh para pimpinan, kepemimpinan atau manajemen untuk menghantar organisasi ke arah perbaikan. Tentu terdapat banyak alasan atau motivasi di balik proses perubahan, termasuk tekanan eksternal maupun internal, yakni berupa tuntutan penggunaan teknologi baru, asprasi sosial-budaya, dan sejumlah faktor ekonomi lainnya. Dalam rangka menghadapi tekanan internal dan eksternal, maka suatu organisasi perlu melakukan perubahan, dan hal ini merupakan tuntutan zaman. Suatu organisasi yang tidak mengadopsi perubahan sekecil apapun, memiliki kemungkinan untuk tidak dapat bertahan lama di pasar. Dengan kata lain, suatu perubahan organisasi akan memberi manfaat yang signifikan, misalnya untuk meningkatkan daya saing dan kinerja keuangan, meningkatkan kepuasan kerja dan kepuasan para pelanggan, serta yang penting lagi adalah senantiasa mengarahkan organisasi ke arah perbaikan secara terus-menerus dan berkelanjutan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close