People Innovation Excellence

Knowledge Management [Bagian 3]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Sebuah Sistem KM yang efektif dalam suatu organisasi harus mengatasi
masalah yang berkaitan dengan penciptaan, menangkap dan menyimpan
pengetahuan, sekaligus mensintesiskan, mengekstrak, saling berbagi, mentransfer
dan mendokumentasikan pengetahuan. Agar efektif dalam menangani masalah
tersebut, maka sistem KM harus memiliki pendekatan holistik dengan menekankan
pada tiga faktor organisasi yang telah disebutkan tadi, yaitu orang atau para pekerja,
prosesdan teknologi. Sinkronisasi dari aspek teknologi dan perilaku manusia atau
organisasi dapat mengarah pada sistem KM yang efektif. Oleh karena itu, pada saat
implementasi KM didalam organisasi, maka ketiga faktor tersebut harus
dipertimbangkan dan ditangani seefektif dan seefisien mungkin.
Teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dapat menyediakan semua
infrastruktur yang dibutuhkan dan sebagai kerangka kerja untuk penyimpanan
pengetahuan organisasi ke dalam database dan memfasilitasi proses transfer
informasi ke seluruh lapisan organisasi. Disamping itu pula dapat dilakukan berbagai
jenis analisis, simulasi, pemodelan dan komputasi dari penggunaan pengetahuan
sebagai dasar bagi pengambilan keputusan yang efektif, disamping untuk penciptaan
pengetahuan dan aplikasi lainnya bagi kepentingan organisasi. Dengan kata lain, para
pekerja dapat menggunakan pengetahuan untuk menyumbang nilai tambah bagi
organisasi,yaitu dengan saling berbagi diantara mereka, sehingga dapat
meningkatkan keahlian organisasional dan juga membantu dalam menciptakan
pengetahuan baru. Secara singkat, KM mampu memfasilitasi pembakuan semua
proses bisnis dengan waktu dan biaya yang efisien.
Harus diakui, teknologi adalah tulang punggung dari setiap sistem KM, dan
perubahan teknologi memiliki dampak besar pada berbagai proses, seperti
penciptaan pengetahuan, saling berbagi, penyimpanan dan pengambilan keputusan.
Namun demikian, dinamika perilaku manusia sangat mempengaruhi sistem KM, yaitu
sejumlah individu dengan kepribadian, motivasi, keterampilan kepemimpinan, latar
belakang budaya yang berbeda, dapat bereaksi secara berbeda pula terhadap
berbagai komponen dari proses KM. Sebaliknya sejumlah perbedaan tersebut
menjadi sistem yang lebih terbuka dan kondusif untuk saling berbagi pengetahuan
diantara sesama para pekerja, juga kondusif bagi penciptaan pengetahuan dan
inovasi, meskipun masih terdapat kekhawatiran tentang adanya penyimpangan
sebagai ekses dari penyebaran pengetahuan yang tidak terkendali dan tidak relevan.
Oleh karena itu, setiap individu dalam organisasi harus berkenalan dengan manfaat
KM dan terlatih dalam seni penciptaan pengetahuan dan diseminasi.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close