People Innovation Excellence

Paradigma Baru Kepemimpinan [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Perbedaan perilaku disebabkan adanya variasi dalam peta mental dan persepsi masyarakat. Tanggapan perilaku seseorang diarahkan oleh proses kognitif, yaitu oleh cara orang berpikir tentang sesuatu atau proses mental yang mewakilinya. Dengan demikian tingkat perubahan berhubungan dengan peta mental dan kemampuan kognitif masyarakat. Proses perubahan juga sangat dipengaruhi oleh keyakinan dan nilai-nilai masyarakat, sehingga akan menentukan cara dan peran mereka dalam melakukan perubahan. Sementara motivasi adalah apa yang merangsang dan mengaktifkan pikiran seseorang tentang apa yang akan mereka lakukan dalam situasi tertentu. Struktur otak, bahasa, dan sistem sosial kita dapat membentuk hirarki atau tingkatan proses. Fungsi dari setiap tingkatan adalah untuk mensintesis, mengatur dan mengarahkan interaksi bagi tingkat dibawahnya. Dengan kata lain, mengubah sesuatu pada “tingkat atas” akan selalu ‘memancar’ ke bawah, dan menyebabkan perubahan pada tingkat yang lebih rendah. Sebaliknya, mengubah sesuatu pada tingkat yang lebih rendah dan bisa dilakukan, namun belum tentu dapat mempengaruhi tingkat yang lebih atas.
Pendapat tersebut terinspirasi oleh karya antropolog Gregory Bateson (1972), yang mengidentifikasi beberapa tingkat dasar pembelajaran dan perubahan. Setiap
tingkatan diatasnya adalah lebih abstrak ketimbang tingkat yang berada di bawahnya, dan masing-masing memiliki tingkat dampak yang berbeda-beda pada individu atau sistem. Tingkatan ini kira-kira sesuai dengan pertanyaan filosofis berikut ini, yakni:
Spirit Visi, Misi & Tujuan
Siapa saya, tentang identitas misi & peran
Sistem yang saya percayai , nilai dan program meta motivasi & permisif
Kapabilitas saya, strategik persepsi & arahan
Apa yang perlu saya Lakukan, perilaku spesifik tindakan & reaksi
Lingkungan saya, konteks eksternal peluang & kendala
Tingkat lingkungan kita akan melibatkan kondisi eksternal tertentu dimana perilaku kita berlangsung. Perilaku tanpa peta mental, rencana atau strategi tidak akan membimbing kita. Sebaliknya dengan kapabilitas kita dapat memilih, mengubah dan menyesuaikan perilaku kita dengan situasi eksternal. Begitu juga suatu keyakinan dan nilai-nilai (sistem yang dipercayai) dapat mendorong, menghambat atau mengeneralisasi rencana, strategi atau cara berpikir tertentu. Identitas, tentu saja, mampu mengkonsolidasikan seluruh sistem kepercayaan dan nilai-nilai ke dalam suatu kesadaran diri. Tingkat spirit berkaitan dengan persepsi dan merupakan bagian dari sistem yang lebih besar yang berada di luar diri kita sendiri.
Lingkungan dapat menentukan peluang dan kendala eksternal bagi seseorang untuk bereaksi. Rangsangan eksternal akan mempengaruhi respon dan keadaan pemimpin, sehingga salah satu aspek kunci dari keterampilan kepemimpinan yang perlu dilakukan adalah dengan memperhatikan lingkungan ekologikal. Sedangkan perilaku adalah tindakan tertentu atau reaksi yang dibuat oleh seseorang di dalam lingkungan. Hal ini dapat melibatkan kepemimpinan untuk mempengaruhi tindakan masyarakat. Derajat perilaku kepemimpinan berkaitan dengan kegiatan perilaku kepemimpinan didalam lingkungan tersebut, khususnya dalam mengarahkan tugas dan interaksi interpersonal untuk mencapai tujuan organisasi. Kemampuan memberikan panduan dan arahan menyangkut pemahaman akan peta mental, rencana atau strategi. Dengan kata lain, sejauhmana kepemimpinan dapat mempengaruhi pikiran orang. Karenanya tingkat kemampuan pemimpin adalah untuk memberikan persepsi dan arah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun keyakinan dan nilai dapat memberi penguatan yang mendukung atau menghambat pada kemampuan dan perilaku tertentu. Tingkat ‘kepercayaan dan nilai-nilai’ dari para pemimpin dapat menjawab tentang mengapa kepemimpinan dapat mempengaruhi pikiran dan hati orang lain. Selain perlu mengembangkan keterampilan dan perilaku tertentu, seorang pemimpin yang kuat dan efektif juga perlu mengatasi prasangka, keyakinan dan nilai-nilai pihak lain.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close