People Innovation Excellence

Political Skill Dalam Organisasi [Bagian 4]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Mungkin lebih mudah bagi mereka yang memiliki kepribadian extrovert untuk mengembangkan keterampilan politik, namun bagaimanapun seseorang dapat menimba keterampilan politik dan dimatangkan melalui pengalaman mereka.
Sekali lagi, kita perlu menggaris bawahi empat atribut utama untuk menggambarkan seorang politikus yang mahir. Pertama, adalah kecerdasan sosial, yaitu kemampuan untuk memahami apa yang terjadi di sekitarnya dan mampu mengamati pihak lain secara akurat. Kedua, adalah pengaruh interpersonal, yaitu dimilikinya kepribadian yang meyakinkan dan mampu mengembangkan gaya yang menyenangkan pihak lain. Ketiga, adalah kemampuan membina jaringan. Para pemimpin yang memiliki kemampuan politik yang kuat adalah mereka yang ahli dalam mengembangkan kontak yang dapat menunjang kepentingan mereka. Keempat, adalah kemampuan untuk menyampaikan kesan ketulusan. Harus diakui
sebagian orang memang mampu untuk menyampaikan kesan yang benar-benar tulus, namun kebanyakan dari mereka hanya mampu menyampaikan ketulusan yang dibuat-buat.
Keterampilan politik bisa menjadi pedang bermata dua, yaitu disatu pihak bisa menguntungkan dan dilain pihak bisa merugikan organisasi, tergantung pada bagaimana seseorang menggunakannya. Namun, karena perilaku politik telah menjadi kenyataan hidup di kebanyakan organisasi, maka para pekerja bisa menghargai setiap inisiatif yang diambil oleh orang yang dianggap memiliki keunggulan politik yang lebih, sepanjang inisiatif dan taktik yang mereka kembangkan menguntungkan bagi kepentingan bersama dalam suatu organisasi. Sebenarnya, keterampilan politik berguna untuk siapa pun dalam sebuah organisasi, bukan hanya bagi pemimpin. Seseorang jarang akan dipromosikan tanpa mengembangkan keterampilan politik yang kuat.
Sebagai contoh, banyak para pekerja mendapatkan promosi dan peningkatan karir karena mulai pandai bergaul dengan atasan mereka. Alasannya sederhana, jika atasan tidak tahu tentang kita, maka kita tidak pernah terlintas dalam ingatan dan pikiran atasan, sehingga kita terlupakan untuk dipromosikan. Banyak para pekerja yang sulit keluar dari zona kenyamanannya di tempat kerja untuk berani mengembangkan suatau hubungan baru karena mereka khawatir atau enggan untuk melakukannya. Untuk mereka yang berkepribadian terlalu introvert, mungkin pikiran mereka sering dihantui oleh berbagai praduga, misalnya takut dianggap sebagi tukang mengadu, atau khawatir hubungan yang akan dijalin takut ditolak. Jika para pekerja kurang aktif terlibat dalam membangun dan memelihara hubungan di tempat kerja mereka karena khawatir mengganggu zona kenyamanan, maka lambat laun mereka bisa terpinggirkan.
Dengan demikian, apa yang dapat kita lakukan untuk memasuki permainan politik –termasuk mengembangkan jaringan– sehingga hubungan baru dapat terbina?
1. Mengembangkan jaringan, baik ke atas, ke samping dan ke bawah. Dewasa ini terdapat berbagai peluang jejaring sosial yang tersedia secara online. Hal ini adalah kesempatan untuk berbicara dan mengenal lebih jauh tentang orang-orang yang terkait dengan pekerjaan kita. Mereka dapat diundang untuk minum kopi, atau melibatkan mereka kedalam penjajakan atau pengembangan proyek-proyek;
2. Mencari mentor, yaitu orang yang tepat dan kita hormati. Dengan mengajukan permintaan dengan cara yang baik, maka seseorang akan senang dan bersemangat untuk membantunya;
3. Melakukan sesuatu yang menyenangkan di tempat kerja. Hal ini merupakan cara lain untuk menunjukkan kepemimpinan; dan
4. Belajar bicara terus terang. Jika kita mengetahui bahwa ada hal-hal yang sensitif yang sulit diutarakan kepada pihak lain, maka kita perlu belajar membiasakan diri kita untuk mengatakan yang sebenarnya. Kita bisa
meminta bantuan mentor untuk membantu agar dapat menghilangkan berbagai ganjalan psikologik seperti demikian. Bisa juga kita mengikuti pelatihan public speaking, atau menemukan teman dekat di tempat kerja yang dapat dijadikan benchmarking dalam berkomunikasi secara terus terang dan terbuka.
Semakin banyak hubungan kita terpelihara di tempat kerja, semakin banyak kita dapat mengembangkan perilaku yang menyenangkan. Jangan apriori membenci permainan politik, karena kita bisa memainkan hal tersebut secara otentik dan terhormat. Jika kita kurang percaya diri untuk memainkannya, maka belajarlah. Karena semuanya nyata dan hadir di tempat kita berinteraksi bersama para pemain lainnya, karena itu keluarlah dari persembunyian kita dan ikutlah bermain.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close